Startup kecerdasan buatan asal China, StepFun, resmi memperkenalkan StepX Neo yang diklaim sebagai smartphone pertama di dunia dengan konsep Agentic AI.

Ponsel ini berjalan dengan sistem operasi StepAOS yang dirancang khusus untuk agen AI, berbeda dengan smartphone konvensional yang mengharuskan pengguna membuka aplikasi satu per satu.

>>> Sam Altman Minta Hakim Turun Tangan dalam Kasus Tuduhan Adik

StepX Neo dilengkapi asisten AI personal bernama Amoo yang terintegrasi langsung dalam sistem operasi. Pengguna dapat berinteraksi menggunakan bahasa sehari-hari.

Perusahaan mengklaim sistem operasi ini menciptakan native runtime bagi agen cerdas, dengan fokus mengatasi tiga kendala utama: memori, pengambilan keputusan, dan eksekusi.

Proses penarikan memori oleh agen AI diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 15 milidetik. Agen AI juga dapat mengeksekusi perintah secara mandiri tanpa koneksi internet.

Meski demikian, pemrosesan AI tidak sepenuhnya berjalan di dalam ponsel. Perangkat tetap memanfaatkan komputasi awan untuk tugas rumit, namun data pribadi pengguna tidak keluar dari ponsel.

>>> Don Ritto Bantah Punya Rp67 M di Kafe de'Clan, Sebut untuk Bangun Pelabuhan

StepFun mengeklaim bahwa LLM bawaan bernama Step Edge menempati peringkat pertama dalam 29 pengujian benchmark terkemuka, meski tidak merinci benchmark dan model pembanding.

Ungguli OpenAI

Kemunculan StepX Neo memanaskan persaingan AI antara China dan Amerika Serikat. Ponsel ini lebih dulu muncul sebelum OpenAI sempat memamerkan rumor ponsel pintar mereka.

OpenAI sebelumnya dikabarkan mengembangkan smartphone berbasis AI dengan target produksi tahun 2027, namun rencana itu menghadapi tantangan setelah Apple menuduh OpenAI membajak karyawan.

>>> Bapanas Ungkap Penyebab Harga Beras Masih Tinggi

OpenAI juga telah mengumumkan kemitraan dengan mantan kepala desainer Apple, Jony Ive, untuk mengembangkan perangkat keras khusus ChatGPT.