Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, secara terbuka mempertanyakan keputusan FIFA yang menunjuk wasit asal El Salvador, Ivan Barton, untuk memimpin laga semifinal Piala Dunia 2026.

Langkah Les Bleus resmi terhenti di Piala Dunia 2026 usai ditundukkan 0-2 oleh Spanyol di semifinal, Rabu (15/7) dini hari WIB.

>>> Apple TV+ Rilis Serial Thriller Lucky yang Dibintangi Anya Taylor-Joy

Dua gol Spanyol ke gawang Prancis dicetak lewat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan gol dari Pedro Porro di menit ke-58.

Spanyol pun melenggang ke partai puncak untuk menghadapi pemenang laga antara Inggris vs Argentina pada Minggu nanti.

Kontroversi Penalti dan Kekecewaan Deschamps

Kubu Prancis meradang setelah Wasit Ivan Barton menghadiahi penalti kontroversial bagi Spanyol.

Penalti diberikan usai Lucas Digne dinilai menendang Lamine Yamal saat berupaya menyapu bola di area terlarang.

Usai laga, Deschamps berlapang dada mengakui kualitas teknik anak asuhnya berada satu level di bawah Spanyol.

Namun, ia tidak bisa menutupi kekecewaannya terhadap kepemimpinan Barton yang dinilai tidak layak mengawal laga sekrusial semifinal Piala Dunia.

"Tentu saja ada kekecewaan yang sangat besar. Para pemain sangat terpukul karena kami memiliki ambisi yang tinggi," ujar Deschamps, seperti dilansir Metro.

"Meski begitu, kami harus realistis dan mengakui bahwa hari ini kualitas teknik kami berada satu tingkat di bawah tim yang sangat tahu apa yang harus mereka lakukan di lapangan.

Ini murni kesalahan kami," ujar eks arsitek Juventus ini.

>>> IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.048 pada Perdagangan Rabu

Deschamps bertanya balik mengenai kualitas wasit Ivan Barton, yang dalam laga itu menurutnya membuat keputusan yang kerap merugikan Timnas Prancis.