Memasak daging kurban dalam jumlah besar sebagai stok makanan memang praktis. Namun, ketahanan daging yang telah dimatangkan perlu diperhatikan dengan saksama.

Penanganan dan pemahaman yang tepat mengenai batas waktu penyimpanan sangat penting. Langkah ini krusial untuk mencegah perkembangbiakan bakteri berbahaya yang berisiko memicu keracunan makanan.

>>> Bank Woori Saudara Ubah Manajemen untuk Pacu Transformasi Bisnis

Batas Waktu Simpan Daging Rebus

Durasi penyimpanan daging kurban rebus sangat dipengaruhi oleh media dan suhu tempat penyimpanan setelah proses memasak.

Daging yang selesai direbus hanya mampu bertahan maksimal 2 jam jika diletakkan di suhu ruang.

Jika suhu udara dapur panas atau di atas 32°C, daging hanya aman didiamkan selama 1 jam.

Penyimpanan di dalam kulkas biasa dengan suhu di bawah 4°C membuat daging sapi atau ayam rebus bertahan 3 hingga 4 hari.

Sementara itu, penyimpanan jangka panjang di freezer dengan suhu -18°C atau lebih rendah membuat daging rebus bertahan 2 hingga 3 bulan tanpa mengubah kualitas rasa secara drastis.

>>> Rusia Tuduh Pentagon Manfaatkan Starlink untuk Campuri Urusan Negara Lain

Cara Menyimpan Daging Rebus yang Benar

Daging yang masih mengeluarkan uap panas dilarang langsung dimasukkan ke dalam kulkas atau freezer.

Pastikan daging mencapai suhu ruang terlebih dahulu untuk menghindari kondensasi atau kelembapan berlebih yang dapat mempercepat pembusukan.

Pindahkan seluruh daging ke dalam wadah berbahan plastik atau kaca yang memiliki penutup rapat.

Plastik klip khusus ziplock yang tebal juga boleh digunakan untuk penyimpanan di freezer, pastikan seluruh udara di dalamnya telah dikeluarkan.

Hindari membekukan daging dalam satu wadah besar jika pengambilan hanya sedikit demi sedikit. Tempatkan daging ke beberapa wadah kecil sesuai takaran sekali masak.

>>> Polres Pekalongan Kota Tangkap Pengasuh Ponpes di Buaran Terkait Asusila

Proses mencairkan dan membekukan kembali secara berulang dapat merusak tekstur serta memicu pertumbuhan bakteri.