Polres Pekalongan Kota Tangkap Pengasuh Ponpes di Buaran Terkait Asusila
Polres Pekalongan Kota menangkap seorang pimpinan sekaligus pengasuh pondok pesantren berinisial AKF (54) di Desa Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan pada Rabu (27/5).
Penangkapan tersebut terkait dugaan tindakan asusila dan intimidasi terhadap puluhan santriwati.
>>> Wataru Endo Siap Pimpin Jepang Hancurkan Dominasi Elite di Piala Dunia 2026
Kasus ini bermula dari seorang santriwati berinisial F (22) yang melahirkan bayi laki-laki pada Desember 2025.
Warga Desa Kedungkebo itu sebelumnya sempat viral karena mengaku masih perawan dan tidak pernah berhubungan intim.
F sempat memberikan pengakuan bahwa kehamilannya terjadi setelah bermimpi berhubungan badan dengan seorang pria. Pengakuan itu memicu polemik di masyarakat karena F dikenal sebagai santriwati yang taat.
Ayah korban, Slamet, awalnya memilih pasrah dan menerima kondisi kehamilan anaknya sebagai takdir demi menjaga ketenangan batin F.
Namun, dugaan keterlibatan pimpinan ponpes menguat setelah AKF ditangkap polisi.
>>> Redmi 13C: Harga Mulai Rp1,1 Jutaan dengan Layar 90Hz dan Baterai 5.000 mAh
Berdasarkan data medis dari klinik persalinan, dr. Imaamah Muqodassah mengonfirmasi bahwa F melahirkan bayi laki-laki sehat dengan berat 2,9 kilogram pada 13 Desember 2025.
Usia kandungan F saat itu mencapai 39 minggu.
Kasi Humas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, menjelaskan bahwa pihak kepolisian saat ini fokus memberikan pendampingan serta pemulihan psikologis bagi korban F dan keluarganya.
Status F sebagai santriwati di ponpes yang dipimpin AKF memperkuat indikasi adanya tekanan atau intimidasi dari tersangka.
Proses pengusutan lebih lanjut telah dialihkan dan ditangani intensif oleh Polres Pekalongan Kota karena lokasi kejadian berada di yurisdiksi hukum Kota Pekalongan.
>>> Jennie Blackpink Pukau Publik di Chanel Metiers d'Art 2026 Seoul
Polisi terus mendalami keterangan para korban lain guna memetakan skala kejahatan seksual di lingkungan pendidikan agama tersebut.
Update Terbaru
Khaby Lame Akan Muncul dalam Game James Bond 007 First Light
Kamis / 28-05-2026, 02:35 WIB
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 di TVRI dan TVRI Sport
Kamis / 28-05-2026, 02:34 WIB
Ulama Berbeda Pendapat Mengenai Hukum Kurban untuk Nonmuslim
Kamis / 28-05-2026, 02:34 WIB
Bank Woori Saudara Fokus Garap Kredit Korporasi Ekosistem Korea
Kamis / 28-05-2026, 02:34 WIB
Marc Marquez Kembali Balapan di MotoGP Italia 2026
Kamis / 28-05-2026, 02:34 WIB
Jadwal Rilis Things That Deserve to Die Chapter 28 dan Tempat Baca
Kamis / 28-05-2026, 02:34 WIB
Uji Coba Lexus ES 2026 Hybrid dan EV: Satu Versi Jelas Lebih Unggul
Kamis / 28-05-2026, 02:34 WIB
Sinopsis The Message, Bioskop Trans TV 27 Mei 2026
Kamis / 28-05-2026, 02:33 WIB
Samsung Kuasai Pasar Ponsel Global Kuartal I 2026 dengan Pangsa 22%
Kamis / 28-05-2026, 02:33 WIB
Investor Asia Tenggara Alihkan Diversifikasi Portofolio ke Saham AS
Kamis / 28-05-2026, 02:33 WIB
Dinda Kirana dan Haico van der Veken Ungkap Red Flag Toxic Relationship
Kamis / 28-05-2026, 02:33 WIB
Harga Emas Antam Diprediksi Fluktuatif, Support di Rp2.650.000
Kamis / 28-05-2026, 02:29 WIB
Eks Karyawan Jadi Tersangka, Fuji Masih Kecewa Rugi Miliaran
Kamis / 28-05-2026, 02:29 WIB
Ferrari Luce Dikritik Mantan CEO: Terlalu Jelek, China Pun Tak Akan Meniru
Kamis / 28-05-2026, 02:29 WIB






