Arti Zaken Kabinet yang Akan Dibentuk Prabowo Subianto Beserta Contoh, Ternyata Dulu Sempat Digunakan untuk Mengjadapi Koalisi Gemuk!
Konsep kabinet zaken mengacu pada kabinet yang anggotanya terdiri dari para ahli di bidangnya masing-masing, bukan sekadar representasi dari partai politik tertentu. Ide ini bukanlah hal baru dalam sejarah pemerintahan Indonesia. Kabinet Djuanda yang dibentuk pada tahun 1957 di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno adalah contoh penerapan model serupa. Dalam kabinet tersebut, penunjukan menteri didasarkan pada keahlian dan kompetensi individu, bukan sekadar afiliasi politik.
"Pak Prabowo ingin membentuk kabinet zaken, di mana yang duduk di kursi menteri adalah orang-orang yang memiliki keahlian khusus di bidangnya, meskipun mereka diusulkan oleh partai politik," ujar Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 9 September 2024.
Lebih lanjut, Muzani menekankan pentingnya relevansi antara keahlian calon menteri dengan jabatan yang akan diemban. Dengan model kabinet ini, diharapkan calon menteri tidak hanya memenuhi syarat politik tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. "Hal ini untuk memastikan bahwa calon menteri tidak kehilangan relevansi dengan jabatan yang dipegang, karena mereka memiliki keahlian di bidang tersebut," tambah Muzani.
Sementara itu, proses pemilihan calon menteri untuk kabinet Prabowo-Gibran sudah dimulai. Muzani mengonfirmasi bahwa beberapa calon menteri telah dipanggil untuk berdiskusi mengenai gagasan dan solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang mungkin dihadapi pemerintahan mendatang. Namun, identitas calon-calon menteri yang telah dipanggil tersebut masih dirahasiakan.
Baca juga: BACA MANGA Jujutsu Kaisen 269 sub indo Reddit: Cek Bocoran JJK 269 Leak Raw English
Update Terbaru
Pigai Kecam Bullying Picu Bom MAN 3 Padang: Saya Juga Korban Rasis
Rabu / 15-07-2026, 20:56 WIB
Pau Cubarsi Pecahkan Rekor Paolo Maldini di Piala Dunia
Rabu / 15-07-2026, 20:55 WIB
Pabrik Pesawat PTDI Bakal Pindah ke Kertajati
Rabu / 15-07-2026, 20:55 WIB
Kurang Sinar Matahari Bisa Bikin Susah Tidur, Ini Penjelasan Dokter
Rabu / 15-07-2026, 20:55 WIB
Cara Menemukan dan Memanen Hardwood di Palworld
Rabu / 15-07-2026, 20:50 WIB
Pemain Diablo 4 Sebut Season 14 Lelucon, Drop Rate Mythic Uniques Masih Buruk
Rabu / 15-07-2026, 20:50 WIB
AS Serang Target Militer Iran di Pulau Tunb Besar, Trump Ancang-Ancam Eskalasi
Rabu / 15-07-2026, 20:50 WIB
Kemenperin Godok Roadmap Baru Kendaraan Listrik, Ini Alasannya
Rabu / 15-07-2026, 20:49 WIB
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Rabu / 15-07-2026, 20:49 WIB
Bank Mandiri Dorong Dua UMKM Binaan Tembus Pasar AS Lewat Pameran Makanan
Rabu / 15-07-2026, 20:49 WIB
Guru Besar UI Usulkan Sirup Sawit Merah untuk Menu MBG Ibu Hamil
Rabu / 15-07-2026, 20:49 WIB
Kejuaraan Terbuka 2026 di Royal Birkdale: Lapangan Baru, Tantangan Baru
Rabu / 15-07-2026, 20:45 WIB
Wamenag Bicara Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang: Jangan Terburu-buru Simpulkan
Rabu / 15-07-2026, 20:45 WIB
Tuchel Tertawa Maklumi Argentina Ngotot Pakai Jersey 'Jimat'
Rabu / 15-07-2026, 20:45 WIB







