Indonesia Siapkan Kota Satelit untuk Atasi Backlog Perumahan
Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan pengembangan kota satelit di beberapa provinsi untuk mengatasi backlog perumahan yang belum terselesaikan.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan hal itu di Jakarta pada Selasa (14/7/2026).
>>> Strategi Jitu Tingkatkan Penjualan Produk Hortikultura Organik di Lapak Tani 2026
Program kota satelit merupakan bagian dari rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan pusat pertumbuhan perkotaan baru, bersamaan dengan pengembangan hunian vertikal.
"Untuk mengatasi backlog perumahan, presiden akan membangun pusat perkotaan baru. Selain hunian vertikal, akan ada juga kawasan perumahan satelit baru," kata Nusron.
Lahan Potensial Teridentifikasi
Kementerian ATR/BPN telah mengidentifikasi lebih dari 129.000 hektare lahan potensial di seluruh Indonesia.
Lahan tersebut tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.
>>> Dapur Trump National Golf Club Dihantam Pelanggaran Kesehatan
Tiga provinsi lain, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat, juga telah mengajukan proposal yang masih dalam proses verifikasi.
Nusron menjelaskan bahwa setiap kota satelit membutuhkan lahan rata-rata minimal 200 hektare.
Lahan yang diidentifikasi merupakan tanah milik negara, termasuk bekas hak guna usaha (HGU) swasta yang tidak diperpanjang dan akan ditata ulang oleh pemerintah.
>>> Tom Holland Akui Dicueki Erling Haaland: Pengalaman yang Merendahkan
Pemerintah akan memprioritaskan hunian vertikal di perkotaan, sementara lahan yang lebih luas disiapkan untuk pengembangan kota satelit guna mendukung ekspansi perumahan.
Update Terbaru
Spyro: A Realm Beyond Dev Sambut Baik Kebangkitan Platformer 3D
Rabu / 15-07-2026, 00:09 WIB
Dorit Kemsley Rayakan Ultah ke-50 di Paris Saat Rumah Terancam Lelang
Rabu / 15-07-2026, 00:09 WIB
Analis: PS6 Bisa Unggul 10 Juta Unit dari Xbox Project Helix Sebelum 2030
Rabu / 15-07-2026, 00:08 WIB
Laporan Otopsi Ungkap Detik-Detik Akhir James Handy Sebelum Tewas
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Mantan Kontestan 'The Voice' RaeLynn Ajukan Gugatan Cerai
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Kapten Sully Ungkap Diagnosis Alzheimer, Tetap Jalani Hidup
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Travis Scott Digugat Kru Kapal atas Insiden Yacht di Miami 2024
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Rata-rata Mobil Listrik di China Lebih Muda dari Ponsel Anda
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
15 WNA China dan Vietnam Ditangkap Usai Buka Lowongan Kerja Curi Data
Rabu / 15-07-2026, 00:07 WIB
Pemerintah Janji Tambah Anggaran Pelatnas Panjat Tebing
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
Keamanan Berlipat, Duel Inggris vs Argentina Dianggap Berisiko Tinggi
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
19 Serial Anime Terpanjang yang Butuh Waktu Lama untuk Ditonton
Rabu / 15-07-2026, 00:04 WIB
Polisi di Bone Dikeroyok Saat Lerai Keributan, 6 Pelaku Ditangkap
Rabu / 15-07-2026, 00:01 WIB
STY di Latihan Perdana Persija: Gembleng Fisik dan Budaya Disiplin
Rabu / 15-07-2026, 00:01 WIB







