Travis Scott kembali berurusan dengan hukum. Kali ini, sejumlah kru kapal yang bekerja di yacht yang disewanya pada 2024 menggugat rapper tersebut.

Gugatan diajukan di pengadilan Miami. Para kru menuduh Travis melakukan penyerangan dan penganiayaan saat mereka menjalankan tugas.

>>> 15 WNA China dan Vietnam Ditangkap Usai Buka Lowongan Kerja Curi Data

Menurut dokumen pengadilan yang diperoleh TMZ, insiden bermula saat Travis menyewa sebuah yacht mewah di Miami pada 2024.

Ia membawa beberapa wanita, tim keamanan, dan alkohol.

Masalah mulai muncul ketika Travis meminta untuk menggunakan jet ski. Kapten kapal menolak karena menilai Travis terlalu mabuk.

Kapten mengklaim Travis kemudian memerintahkan kapal menuju marina terdekat.

Tanpa diduga, Travis melompat dari kapal ke dermaga dan meninggalkan tamunya di atas kapal selama sekitar 30 menit.

Saat kembali, Travis dilaporkan marah dan konfrontatif. Kapten memutuskan mengakhiri sewa dan meminta semua orang turun.

Situasi berubah menjadi fisik. Dalam gugatan disebutkan Travis menyerang kapten, mengancam akan membunuhnya, dan mengatakan dia "mati".

>>> Pemerintah Janji Tambah Anggaran Pelatnas Panjat Tebing

Awalnya, tim keamanan Travis mencoba menenangkan, tetapi Travis justru memecat mereka di tempat.

Para kru marina lain yang datang membantu juga menjadi sasaran.

Mereka menuduh Travis menyerang beberapa pekerja dan saat mereka berusaha meninggalkan kapal, Travis menabrakkan bahunya ke dua kru hingga seorang wanita terpental ke meja dan cedera.

Para penggugat juga mengklaim Travis menghalangi mereka meninggalkan kapal hingga polisi datang dan menangkapnya. Mereka menggugat atas tuduhan pemukulan, penyerangan, dan pemenjaraan palsu, serta menuntut ganti rugi.

Sebelumnya, Travis ditangkap setelah insiden tersebut, tetapi jaksa kemudian membatalkan tuduhan gangguan akibat mabuk dan masuk tanpa izin.

Kini, gugatan perdata ini melanjutkan dampak dari malam itu.

>>> Keamanan Berlipat, Duel Inggris vs Argentina Dianggap Berisiko Tinggi

TMZ telah menghubungi perwakilan Travis Scott untuk dimintai komentar, namun belum mendapat tanggapan.