Anthony Saxon Netelkos, mantan karyawan Kanye West, meminta pengadilan agar sang rapper membayar biaya pengacara sebesar $1,2 juta atau sekitar Rp19 miliar.

Permintaan ini diajukan setelah Netelkos memenangkan gugatan perdata terhadap Kanye West pada Maret lalu.

>>> Bocah 5 Tahun Meninggal Akibat Penyakit Langka Clarkson

Dalam dokumen pengadilan yang diperoleh TMZ, tim hukum Netelkos menyatakan telah menghabiskan lebih dari 740 jam kerja pengacara selama hampir tiga tahun persidangan.

Mereka juga meminta pengadilan menerapkan pengali 1,75 terhadap total biaya karena kompleksitas dan risiko kasus.

Pada Maret lalu, juri memutuskan Kanye West melanggar kewajiban asuransi kompensasi pekerja dan menghukumnya membayar ganti rugi $140.000 kepada Netelkos.

Kini, Netelkos menginginkan biaya pengacara ditanggung Kanye West.

Tim hukum Netelkos mengungkapkan litigasi berlangsung selama 35 bulan, melibatkan lima pengacara berbeda dari pihak tergugat, penemuan bukti ekstensif, beberapa deposisi, dan persidangan juri selama dua minggu.

Mereka juga mengklaim kantor hukum Netelkos mengeluarkan biaya lebih dari $300.000 dari kantong sendiri.

>>> Dua Remaja Texas Ditangkap karena Merusak Bukti Kematian Tenggelam

Kasus ini ditangani secara kontingensi, artinya mereka tidak dijamin dibayar jika kalah.

Dokumen tersebut juga menyoroti taktik litigasi Kanye West.

Menurut tim Netelkos, pihak Kanye menawarkan penyelesaian $100.000 menjelang persidangan, lalu kemudian meminta Netelkos membayar $200.000 dan mengeluarkan permintaan maaf publik setelah proses dimulai.

Kedua tawaran itu ditolak, dan Netelkos melanjutkan ke persidangan hingga menang.

Tim Netelkos juga menuduh kubu Kanye mengajukan gugatan terpisah terhadap mereka sebelum persidangan dan mencoba menggunakan sengketa itu sebagai tekanan dalam negosiasi penyelesaian.

>>> Penggugat Pria Stefon Digges: Tim NFL Terbangkan Saya untuk Bertemu

Keputusan akhir kini ada di tangan hakim, yang akan menentukan apakah kekalahan Kanye West senilai $140.000 berubah menjadi tagihan hukum tujuh digit.