Tyler Perry membantah tuduhan pelecehan seksual yang diajukan oleh Mario Rodriguez. Dalam dokumen hukum terbaru, Perry mengklaim Rodriguez berusaha menekannya untuk mencapai penyelesaian di luar pengadilan.

Perry menolak tawaran penyelesaian senilai jutaan dolar dari Rodriguez. Setelah penolakan itu, Rodriguez mengajukan mosi terkait deposisi yang dinilai Perry sebagai upaya merusak reputasinya.

>>> Psywar Deschamps: Spanyol Lebih Layak Jadi Favorit Juara daripada Prancis

Rodriguez sebelumnya meminta Perry untuk tidak menanyakan orientasi seksualnya dalam deposisi. Perry menyebut permintaan itu sebagai 'keyakinan mundur' dan menegaskan dirinya tidak malu menjawab pertanyaan tersebut.

Perry juga meminta pengadilan untuk menjatuhkan sanksi sebesar $7.300 kepada Rodriguez. Ia menilai mosi yang diajukan Rodriguez merupakan penyalahgunaan proses penemuan bukti.

Rodriguez menggugat Perry sebesar $77 juta pada tahun 2025. Ia mengklaim Perry melakukan pelecehan seksual setelah mereka bertemu di pusat kebugaran pada 2015.

>>> Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara

Dalam gugatannya, Rodriguez menyebut Perry pernah menanyakan soal seks oral sebelum menyentuh alat kelaminnya.

Perry diduga meminta maaf dan membayar $5.000, serta diduga memaksa tangan Rodriguez menyentuh penisnya di insiden lain.

Perry membantah semua tuduhan tersebut.

>>> Taspen Raih Silver Winner di IDEAS 2026 untuk Program Inklusi Disabilitas

Tim hukumnya menyatakan Rodriguez terus berkomunikasi dengan Perry selama bertahun-tahun setelah dugaan pelecehan, dan tuduhan baru muncul setelah Perry menolak memberikan bantuan keuangan lebih lanjut.