Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menyampaikan undangan dari pemerintah Republik Islam Iran kepada Presiden Prabowo Subianto.

Undangan tersebut disampaikan saat Muzani menghadiri pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Masyhad, Iran.

>>> Joe Amabile, Bintang 'Bachelor in Paradise', Didiagnosis Tumor Otak

"Pemerintah Iran berharap mengundang Presiden Republik Indonesia untuk bisa berkunjung ke Teheran," kata Muzani seusai pertemuan dengan Mahkamah Agung di Jakarta, Selasa (14/7).

Muzani mengatakan undangan tersebut sudah disampaikan kepada Presiden Prabowo sekembalinya dari Masyhad.

Namun, ia belum mengetahui respons Presiden Prabowo atas undangan itu.

"Undangan sudah kami sampaikan ke Pak Prabowo," ujarnya.

Pada Kamis (9/7), Muzani dan Menteri Luar Negeri Sugiono berangkat ke Masyhad sebagai utusan Presiden Prabowo untuk menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.

>>> Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang

Dalam kunjungan tersebut, mereka diterima langsung oleh Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf yang juga ketua juru runding antara Iran dan Amerika Serikat.

"Doktor Mohammad Ghalibaf menyampaikan salam hangat kepada seluruh rakyat dan Bangsa Indonesia, serta Pemerintah Republik Indonesia," kata Muzani.

Muzani yang berangkat sebagai representatif pemerintah dan rakyat Indonesia juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya pemimpin yang sangat dicintai rakyat Iran.

"Kami berbelasungkawa atas hal tersebut, kami merasakan bagaimana rakyat Iran merasa sedih atas meninggalnya pimpinan yang sangat dicintai.

>>> Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026

Rakyat Indonesia berdoa mudah-mudahan rakyat Iran bisa tabah dalam menghadapi musibah ini," ucapnya.