Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan rakyat Iran tidak akan menyerah terhadap tekanan maupun apa yang ia sebut sebagai kezaliman.

Pernyataan itu disampaikan saat menerima kunjungan Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Iran, Sabtu (11/7) sore.

>>> Biaya Perbaikan Tinggi dan Kecemasan Jatuh Dorong Konsumen India Pilih Ponsel Tahan Lama

Informasi tersebut disampaikan Kedutaan Besar Iran di Indonesia melalui unggahan di akun resmi X.

Dalam pertemuan itu, Ghalibaf dan Muzani membahas perkembangan kawasan, pentingnya perdamaian, serta hubungan bilateral antara Iran dan Indonesia.

"Ghalibaf menegaskan bahwa Iran tidak pernah menginginkan perang, namun rakyat Iran tidak akan menyerah terhadap tekanan dan kezaliman," tulis Kedutaan Besar Iran.

Menurut Ghalibaf, hanya pihak yang memiliki kesiapan untuk mempertahankan diri yang dapat bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) dari posisi yang kuat.

Ia juga menyatakan Iran akan terus menjaga kesiapan pertahanannya dan merespons secara tegas setiap pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dibuat.

Ghalibaf menyerukan agar negara-negara Muslim memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan bersama.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan rakyat Indonesia memiliki empati yang mendalam terhadap masyarakat Iran.

>>> Gaya Hidup dan Pengalaman Bersantap Jadi Kunci, Industri Kuliner Indonesia Diprediksi Terus Tumbuh

Menurut unggahan Kedutaan Besar Iran, Muzani mengatakan kunjungannya merupakan bentuk solidaritas Indonesia sekaligus berharap berbagai upaya yang dilakukan dapat berkontribusi pada terwujudnya perdamaian.

Muzani berada di Iran bersama delegasi tingkat tinggi RI untuk hadir dalam pemakaman pemimpin besar Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

Khamenei tewas dalam serangan besar-besaran Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Teheran pada awal Ramadan lalu.