Serangan drone Israel kembali terjadi di Gaza pada akhir pekan ini. Sebuah kendaraan yang melintas di dekat kamp pengungsian Nuseirat menjadi sasaran.

Akibat serangan tersebut, satu orang tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini dilaporkan oleh Aljazeera dan kantor berita Palestina WAFA.

>>> AI Berhasil Temukan Bug Linux yang Bersembunyi Selama 15 Tahun, Root Bisa Diambil Pengguna Biasa!

Koresponden WAFA menyebutkan setidaknya empat roket ditembakkan drone Israel ke arah mobil yang melintas di atas jembatan Wadi Gaza.

Jenazah korban tewas dievakuasi kru Bulan Sabit Merah Palestina ke Rumah Sakit Martir Al Aqsa di Deir al-Balah.

Korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Al-Aqda di kamp Nuseirat.

Sumber medis di Gaza mengatakan total korban tewas akibat serangan Israel sejak Oktober 2023 mencapai 73.221 orang.

Sementara itu, 173.643 orang terluka.

Sejak gencatan senjata yang disepakati pada 11 Oktober tahun lalu, korban tewas di Gaza mencapai 1.098 orang dan 3.535 luka-luka.

>>> Lebih dari 900 Ribu Warga China Mengungsi Akibat Topan Bavi

Dalam 48 jam terakhir, Kementerian Kesehatan Palestina mencatat tujuh jenazah korban tewas dibawa ke rumah sakit. Pada periode yang sama, 28 korban luka juga dilarikan.

Kementerian itu menyatakan masih ada korban yang tertimbun reruntuhan dan belum bisa dievakuasi karena akses terbatas.

Di Tepi Barat, pemukim Israel menghancurkan sebuah pertanian di area al-Madoudiya. Di selatan Jenin, mereka juga merusak ladang warga Palestina dengan melepaskan ternak.

Para pemukim juga menyerang pekerja dari kota Qabalan yang sedang memperluas jalur listrik ke sebuah rumah.

Bulan Sabit Merah Palestina mengevakuasi empat orang terluka akibat agresi pemukim di Masafer Yatta.

>>> Wamendagri Ribka Dorong Pemda Perkuat TP PKK

Tentara Israel menangkap seorang pemuda bernama Mahmoud Labib Nawasra dari desa Fahma, selatan Jenin. Pasukan menggerebek rumah keluarganya dan menahan ayahnya untuk menekan Nawasra agar menyerah.