Trump Bantah Terima Laporan Israel soal Rencana Pembunuhan Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah kabar bahwa Israel telah memberikan laporan intelijen mengenai rencana Iran yang ingin membunuhnya.
"Tidak, tidak. Israel tidak memberikan apa pun.
>>> Dan Burn Jadi Kunci Inggris Hentikan Haaland di Perempat Final Piala Dunia
Tidak, tidak," kata Trump kepada New York Post.
Sebelumnya, muncul laporan bahwa Israel memberi tahu Washington tentang rencana pembunuhan baru terhadap Trump pekan ini.
Namun, CNN melaporkan informasi intelijen Israel yang dibagikan kepada AS tidak spesifik dan bukan merupakan rencana formal.
Trump memastikan Israel tidak memberinya laporan. Namun, ia mengklaim bahwa dirinya sudah sering menjadi target rencana pembunuhan oleh Iran.
"Saya telah menjadi nomor 1 [dalam daftar target pembunuhan Iran] untuk waktu yang lama, dan begitulah hidup, Anda tahu," kata Trump.
Lebih lanjut, Trump telah memberikan instruksi kepada militer AS. Jika Iran benar-benar berusaha membunuhnya, maka AS akan melakukan serangan besar-besaran terhadap Iran.
>>> 5 Sunscreen SPF 50 PA++++ yang Ringan dan Nyaman untuk Sehari-hari
"Saya telah memberikan instruksi -- jika terjadi sesuatu, untuk membom mereka secara besar-besaran hingga tingkat yang belum pernah mereka lihat sebelumnya," ucap Trump.
Sebelumnya, Trump mengatakan AS dan Iran telah sepakat untuk melanjutkan perundingan. Namun, ia menegaskan bahwa gencatan senjata telah berakhir.
"Iran telah meminta kami untuk melanjutkan pembicaraan. Kami sepakat untuk melakukan hal tersebut.
Namun, AS menyatakan kepada mereka, dengan tegas, bahwa gencatan senjata telah berakhir," tulis Trump di Truth Social.
Iran membantah meminta AS untuk melanjutkan perbincangan. Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan pihaknya hanya setuju menjadi tuan rumah bagi mediator Qatar di Iran.
>>> HOKA Luncurkan Clifton PRO dan Clifton 11 untuk Pelari Indonesia
Mediator dari Qatar bertemu dengan pejabat Iran pada Jumat (10/7) untuk meredakan ketegangan dengan AS dan membahas navigasi melalui Selat Hormuz.
Update Terbaru
Kode Redeem Roblox Fish It Gratis Juli 2026, Klaim Sekarang
Sabtu / 11-07-2026, 13:17 WIB
Pokemon TCG: Pitch Black Booster Bundle Dijual di Bawah Harga Pasar
Sabtu / 11-07-2026, 13:17 WIB
Polisi Hyattsville Uji Coba Kendaraan Patroli Listrik
Sabtu / 11-07-2026, 13:17 WIB
Momen Bahagia Pernikahan Anak Ustadz Riza Basalamah di Jember: Andre Rosiade Jadi Saksi, Ruben Onsu Turut Hadir
Sabtu / 11-07-2026, 13:16 WIB
Bagi-Bagi Durian Gratis Malaysia, Antrean Mengular Sampai di Singapura
Sabtu / 11-07-2026, 13:10 WIB
Jendela Pesawat Copot saat Terbang, Penumpang Sempat Tersedot Keluar
Sabtu / 11-07-2026, 13:07 WIB
Qatar dan Mesir Desak AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan
Sabtu / 11-07-2026, 13:07 WIB
Lamine Yamal Sesumbar Prancis Ketakutan Jumpa Spanyol di Semifinal
Sabtu / 11-07-2026, 13:07 WIB
5 Arti Gerakan Ekor Kucing yang Wajib Dipahami Pemilik
Sabtu / 11-07-2026, 13:07 WIB
Trump Ancam Hujani Iran dengan 1.000 Rudal jika Ada Upaya Pembunuhan
Sabtu / 11-07-2026, 13:05 WIB
Dua Nama Deputi Hilang saat Konpers Polda Metro, Ini Penjelasan KPK
Sabtu / 11-07-2026, 13:05 WIB
Feng Shui Dapur Lebih Tinggi dari Ruang Tamu: Baik atau Buruk?
Sabtu / 11-07-2026, 13:05 WIB
4 Sepeda Gunung Pacific Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan dengan Frame Alloy
Sabtu / 11-07-2026, 13:02 WIB
Tips Menata Kamar Tidur Sesuai Feng Shui agar Kualitas Tidur Lebih Baik
Sabtu / 11-07-2026, 13:02 WIB







