Kucing tidak banyak 'berbicara', tetapi mereka tetap bisa berkomunikasi dengan pemiliknya. Selain mengeong, kucing lebih sering menyampaikan perasaan lewat bahasa tubuh, terutama gerakan ekor.

Banyak pemilik yang salah menafsirkan gerakan ekor kucing. Padahal, memahami bahasa tubuh ini bisa membantu membangun hubungan yang lebih baik dan mencegah stres pada kucing.

>>> Trump Ancam Hujani Iran dengan 1.000 Rudal jika Ada Upaya Pembunuhan

Berikut lima arti gerakan ekor kucing yang perlu diketahui, melansir CP Petindo:

1. Ekor Bergetar, Tanda Kucing Sedang Senang

Jika kucing mengangkat ekornya tegak lalu bergetar, ini pertanda ia sedang senang dan antusias. Gerakan ini sering muncul saat menyambut pemilik, meminta perhatian, atau mengajak bermain.

Namun, jika ekor tegak sambil bergetar di dekat permukaan vertikal, itu bisa berarti kucing akan menyemprotkan urine sebagai penanda wilayah.

2. Ekor Dikibaskan, Kucing Sedang Fokus

Kucing yang mengibaskan ekor perlahan dari sisi ke sisi biasanya sedang berkonsentrasi. Misalnya saat mengamati burung, serangga, atau mainan.

Gerakan ini menandakan naluri berburu aktif dan kucing bersiap menerkam. Sebaiknya jangan mengganggunya saat menunjukkan gerakan ini.

3. Ekor Dibanting, Tanda Kucing Merasa Terganggu

Membanting ekor ke lantai atau permukaan lain biasanya menjadi sinyal kucing kesal, jengkel, atau tidak nyaman.

>>> Dua Nama Deputi Hilang saat Konpers Polda Metro, Ini Penjelasan KPK

Contohnya, jika kucing membanting ekor saat dielus, itu berarti ia sudah tidak ingin disentuh.

Mengabaikan sinyal ini berisiko membuat kucing mencakar atau menggigit sebagai pertahanan diri.

4. Ekor Berbentuk Tanda Tanya, Pertanda Suasana Hati Baik

Salah satu gerakan yang mudah dikenali adalah ujung ekor melengkung membentuk tanda tanya. Posisi ini menunjukkan kucing rileks, percaya diri, dan senang.

Jika kucing menghampiri dengan posisi ekor seperti ini, itu saat yang tepat untuk mengajaknya bermain atau berinteraksi.

5. Bulu Ekor Mengembang, Kucing Sedang Takut atau Agresif

Saat bulu ekor mengembang hingga terlihat lebih besar, kucing kemungkinan merasa terancam, takut, atau agresif. Ini adalah mekanisme pertahanan agar tubuh terlihat lebih besar di hadapan lawan.

>>> Feng Shui Dapur Lebih Tinggi dari Ruang Tamu: Baik atau Buruk?

Jika melihat gerakan ini, beri ruang bagi kucing dan hindari memaksanya berinteraksi hingga kondisinya tenang.