Google Ubah 2.000 HP Pixel Bekas Jadi Pusat Data Cloud
Google bersama University of California San Diego tengah menguji coba pusat data yang dibangun dari 2.000 unit HP Google Pixel bekas.
Langkah ini memberikan kesempatan kedua bagi smartphone lama untuk berfungsi sebagai sistem komputasi awan yang ramah lingkungan.
>>> Jorge Jesus Janji Panggil Ronaldo ke Timnas Portugal dengan Syarat
Proyek ini disebut komputasi klaster ponsel.
Alih-alih membuang HP bekas sebagai limbah elektronik, para peneliti mengambil motherboard perangkat dan memanfaatkannya kembali sebagai bagian dari sistem komputasi rendah karbon.
Melansir Fox News, proyek akan diluncurkan pada musim gugur tahun ini, sekitar September hingga November.
Tujuannya menyediakan layanan komputasi awan berbiaya rendah bagi mahasiswa dan peneliti, sekaligus mengurangi kebutuhan pembuatan server baru.
Apa Itu Komputasi Klaster Ponsel?
Komputasi klaster ponsel adalah metode yang mengambil ponsel pintar bekas dan mengubah komponen intinya menjadi platform komputasi. Prosesnya dimulai dengan membongkar setiap HP hingga hanya tersisa motherboard.
Komponen seperti layar, baterai, kamera, dan bodi ponsel dilepas. Baterai dapat memicu risiko keamanan, sedangkan layar dan kamera hanya membuang ruang.
Setelah motherboard diambil, peneliti menanamkan sistem Linux ke dalamnya. Android memang berjalan di atas Linux, namun Android dirancang untuk aplikasi seluler dan perangkat personal.
Pusat data membutuhkan sistem yang lebih fleksibel untuk menangani beban kerja cloud. Motherboard ponsel kemudian dikelompokkan ke dalam beberapa klaster yang bekerja bersama layaknya deretan server mini.
Kenapa Google Pakai HP Pixel Bekas?
Perkembangan AI memicu lonjakan kebutuhan daya komputasi. Pusat data membutuhkan lebih banyak chip, pasokan listrik, dan sistem pendingin.
>>> KPK Beber Konstruksi Dugaan Kasus Pemerasan oleh Bupati Sukoharjo
Update Terbaru
RB SHERA Luncurkan MAESTRO di IndoBuildTech 2026, Material Pengganti Kayu Semakin Diminati
Sabtu / 11-07-2026, 15:28 WIB
Kredit Pintar Raih Tiga Penghargaan Regional Berkat Implementasi AI di Layanan Pelanggan
Sabtu / 11-07-2026, 15:28 WIB
KOHLER Pamerkan Inovasi Kamar Mandi Premium di IndoBuildTech 2026
Sabtu / 11-07-2026, 15:28 WIB
7 Kartu Kredit Terbaik 2026: Cashback Tinggi, Cicilan 0%, dan Benefit Travel
Sabtu / 11-07-2026, 15:28 WIB
Ohio Berlakukan Zona Penyangga 15 Kaki di Sekitar Polisi
Sabtu / 11-07-2026, 15:25 WIB
Rolly Romero Pantang Hubungan Intim Setahun Jelang Lawan Teofimo Lopez
Sabtu / 11-07-2026, 15:25 WIB
Stars and Scars: Taylor Swift Jadi Ibu, Kesehatan Mitch McConnell Misterius
Sabtu / 11-07-2026, 15:25 WIB
Ohio Berlakukan Zona Penyangga 15 Kaki di Sekitar Polisi
Sabtu / 11-07-2026, 15:23 WIB
Tisu Deteksi Fentanil First Defense Raih Penghargaan Inovasi 2026
Sabtu / 11-07-2026, 15:23 WIB
First Defense Fentanyl Detection Wipe Raih Penghargaan Inovasi 2026
Sabtu / 11-07-2026, 15:23 WIB
Penggugat Nick Carter Khawatir Diteror Penggemar Sang Penyanyi
Sabtu / 11-07-2026, 15:23 WIB
Rolly Romero Pantang Hubungan Intim Setahun Jelang Lawan Teofimo Lopez
Sabtu / 11-07-2026, 15:23 WIB
Stars and Scars: Taylor Swift Jadi Ibu, Kesehatan Mitch McConnell Misterius
Sabtu / 11-07-2026, 15:23 WIB
Penggugat Nick Carter Khawatir Dilecehkan dan Diancam Penggemar
Sabtu / 11-07-2026, 15:23 WIB







