Di saat yang sama, miliaran ponsel di seluruh dunia berhenti digunakan setiap tahun. Proyek ini membawa sudut pandang baru dengan memanfaatkan kembali perangkat keras yang sudah diproduksi.

Fokus utama proyek adalah menekan angka karbon tertanam, yaitu emisi dari penambangan bahan baku, manufaktur, hingga pengiriman.

Penggunaan motherboard HP bekas diklaim dapat memangkas dampak lingkungan dari manufaktur perangkat keras baru.

Bagaimana HP Bekas Jadi Server Rendah Karbon?

Proses ini memerlukan pembongkaran presisi, perangkat lunak baru, serta metode untuk mengelola banyak papan induk.

Google menggunakan aplikasi berbasis kontainer yang dikelola Kubernetes untuk mengoordinasikan pekerjaan di banyak perangkat.

Motherboard diatur ke dalam klaster mandiri yang terdiri dari 25 hingga 50 papan.

Setiap papan berfungsi sebagai mesin Linux kecil dan secara kolektif mampu menangani tugas yang biasanya dijalankan pada server cloud konvensional.

Namun, satu ponsel tidak setara dengan satu server standar. Server pusat data memiliki inti prosesor lebih banyak, memori besar, dan ketahanan industri.

Papan ponsel memiliki sumber daya terbatas.

>>> Polisi Periksa 15 Saksi dalam Kasus Korupsi Batu Bara

Meski demikian, tidak semua beban komputasi membutuhkan mesin raksasa; beberapa tugas hanya memerlukan daya komputasi yang cukup agar efisien.