Lonjakan besar pusat data bertenaga bahan bakar fosil di seluruh Amerika Serikat menghasilkan polusi dalam jumlah yang sangat besar, menandakan arah yang salah di tengah krisis iklim.

Tingkat pencemaran ini sungguh membingungkan.

>>> GTA 6 Terancam Denda Rp560 Miliar Jika Tak Patuhi Aturan Verifikasi Usia di Australia

Menurut investigasi kelompok aksi iklim Floodlight yang dikutip Wired, Texas telah menjadi episentrum obsesi AS saat ini dalam membangun pusat data AI.

Perusahaan memanfaatkan celah regulasi saat membangun fasilitas baru yang ditenagai oleh pembangkit listrik gas di lokasi yang memuntahkan polutan.

Laju pertumbuhan "jaringan bayangan" pembangkit listrik khusus ini, beberapa di antaranya cukup besar untuk memasok seluruh kota, sangat luar biasa.

Satu-satunya entitas global yang memasang lebih banyak gigawatt pembangkit gas daripada Texas adalah China, menurut kelompok lingkungan Global Energy Monitor.

Dalam skala nasional, para ilmuwan masih berupaya memahami jejak lingkungan dari obsesi AI baru kita.

Peneliti Cornell menemukan bahwa pada laju pertumbuhan AI saat ini, industri yang sedang berkembang ini dapat menghasilkan 24 hingga 44 juta metrik ton emisi karbon dioksida pada tahun 2030, setara dengan menambahkan lima hingga sepuluh juta mobil ke jalan raya AS.

>>> Firefly Wedding Anime Premiere Ramai Disambut Penggemar di Anime Expo 2026

Sementara itu, proyek yang sedang berjalan seperti di Abilene, Texas, titik awal proyek andalan Presiden Donald Trump senilai $500 miliar, Stargate, mendapatkan izin lingkungan yang biasanya diperuntukkan bagi usaha kecil seperti pompa bensin atau binatu, seperti dilaporkan Wired.

Fasilitas proyek ini memiliki 62 generator diesel cadangan, menjadikannya jauh lebih besar daripada usaha kecil yang hanya menggunakan satu atau dua generator.