Suasana konferensi pers Timnas Maroko menjelang laga perempat final melawan Prancis mendadak memanas. Dua jurnalis terlibat adu mulut hingga nyaris baku hantam di depan publik.

Peristiwa itu terjadi saat pelatih Mohamed Ouahbi dan pemain Brahim Diaz tengah memberikan keterangan kepada media. Situasi yang awalnya kondusif berubah kacau dan membuat sesi konferensi terhenti sejenak.

>>> Studi: Golongan Darah A Berisiko Lebih Tinggi Terkena Stroke di Usia Muda

Menurut laporan media Eropa, keributan melibatkan jurnalis asal Prancis dan Maroko. Belum diketahui secara pasti siapa yang memulai pertikaian tersebut.

"Kenapa kamu memukul saya?" teriak salah satu jurnalis seperti dikutip dari Voetbalzone.

Sementara pihak lainnya membalas dengan ancaman, "Kamu akan saya hajar," sebelum akhirnya dilerai oleh petugas media.

>>> Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022

Insiden tersebut membuat Brahim Díaz terkejut. Pemain Real Madrid itu bahkan sempat menghentikan jawabannya karena suasana yang tidak kondusif.

Setelah situasi mereda, Díaz mencoba melanjutkan konferensi pers dengan santai. Namun, ia mengaku sempat kehilangan fokus akibat kejadian tersebut.

"Saya jadi lupa pertanyaannya," ujarnya sambil tertawa, yang langsung disambut tawa ringan dari para jurnalis di ruangan. Meski sempat memanas, konferensi pers akhirnya kembali berjalan normal.

>>> Pelatih Belgia: Spanyol Bukan Favorit Juara karena Striker Tumpul

Maroko kini tetap fokus menghadapi laga krusial melawan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2026.