Keluarga miliarder Israel Lev Leviev telah mencabut gugatan terhadap Simon Hayut, pria yang dikenal sebagai 'Tinder Swindler' dalam film dokumenter Netflix.

Pengacara keluarga, Guy Ophir, mengatakan kepada TMZ bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan dan menyampaikannya ke pengadilan Israel untuk disetujui.

>>> Jason Kelce Akui Minum Lebih dari 15 Bir di Pernikahan Travis dan Taylor Swift

Kesepakatan itu mencakup dua ketentuan utama.

Pertama, Hayut membantah tuduhan bahwa ia menyamar sebagai anggota keluarga Leviev, tetapi berjanji untuk tidak lagi mengklaim memiliki hubungan dengan keluarga tersebut atau perusahaan mereka.

Kedua, Hayut tidak dapat meminta penggantian biaya hukum atau biaya pengacara.

Hayut dituduh menyamar sebagai Simon Leviev, pewaris keluarga yang kaya raya dari bisnis berlian, untuk menipu wanita yang ditemuinya di Tinder.

>>> Instruktur Penerbangan yang Lompat dari Pesawat Sedang dalam Masa Sulit, Kata Keluarga

Ia diduga menipu korban hingga sekitar $10 juta di seluruh dunia.

Ophir menjelaskan bahwa pencabutan gugatan didasarkan pada dua alasan: Hayut sebagian besar beroperasi di luar Israel sehingga ada masalah yurisdiksi, dan keluarga menilai tidak ada gunanya melanjutkan gugatan karena Hayut kemungkinan tidak memiliki uang untuk membayar ganti rugi.

Sebelumnya, Hayut telah dihukum karena penipuan, pencurian, dan pemalsuan terkait kasus ini. Ia dijatuhi hukuman 15 bulan penjara pada Desember 2019 dan bebas lima bulan kemudian.

>>> Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko

Hayut juga berencana menuntut Netflix atas pembuatan film dokumenter 'The Tinder Swindler' yang menampilkan dirinya.