Google dikabarkan sedang mengembangkan solusi backup data untuk perangkat Android yang tidak bergantung pada cloud. Fitur ini akan diintegrasikan ke dalam aplikasi Quick Share untuk Windows.

Namun, menurut laporan Android Authority, fitur tersebut tidak akan tersedia untuk pengguna Samsung Galaxy. Tangkapan layar yang bocor menunjukkan adanya catatan bahwa "ponsel Samsung tidak didukung".

>>> Galaxy Glasses Samsung Bisa Sarankan Musik Sesuai Lingkungan

Alasan di balik pembatasan ini kemungkinan karena Samsung sudah memiliki solusi serupa bernama Smart Switch. Smart Switch memungkinkan pengguna Galaxy mencadangkan data ke PC Windows atau Mac.

Fitur backup dari Google ini dirancang untuk merek Android lainnya.

>>> Rudal Anti-Drone Murah dan Cepat: Senjata Baru Ukraina

Ia dapat mencadangkan foto, video, dan file audio secara otomatis saat perangkat Android dan PC Windows terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama.

>>> 6 Penyebab Tanah di Prancis Cepat Rusak: Erosi hingga Polusi

Meskipun demikian, memiliki opsi backup tambahan tentu akan lebih baik bagi pengguna Galaxy. Namun Google tampaknya memilih untuk tidak menyertakan dukungan bagi perangkat Samsung.