Melissa Schuman, perempuan yang menuduh Nick Carter melakukan pelecehan seksual, mengaku takut mendapat pelecehan dan ancaman dari para penggemar penyanyi tersebut.

TMZ melaporkan, Schuman mengajukan dokumen pengadilan baru yang meminta izin hakim untuk menyerahkan catatan medisnya secara tertutup dalam pertarungan hukumnya dengan Carter.

>>> KPK Pamerkan Barang Bukti Kasus Pemerasan Bupati Sukoharjo Rp21,2 Miliar

Dalam pengajuannya, Schuman mengklaim telah menjadi sasaran kampanye pelecehan, ancaman, doxxing, dan intimidasi setelah ia mengungkapkan tuduhannya terhadap Carter.

Ia menyebut alamat rumahnya pernah bocor, surat anonim dikirim ke kediamannya, serta pesan yang mendorongnya untuk menyakiti diri sendiri.

Schuman juga ingin menutup transkrip deposisinya dalam kasus tersebut. Hakim belum memutuskan permohonan ini.

Sebelumnya, Carter mengklaim pernyataan palsu Schuman tentang pelecehan seksual telah merugikannya.

Dalam gugatannya terhadap Schuman, Carter mengatakan tindakannya “disengaja, jahat, menindas, dan dirancang” untuk merusak kariernya.

>>> KPK Buka Peluang Periksa Suami Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya

Pengacara Carter mengklaim “rencana untuk mencoreng” citranya—yang menurutnya merupakan bagian dari upaya Schuman untuk memeras penyelesaian—telah secara substansial merusak kemampuannya untuk mencari nafkah.

Carter juga mengklaim tuduhan palsu Schuman menyebabkan istri dan anak-anaknya menderita tekanan emosional.

Seperti diberitakan sebelumnya, Schuman menggugat Carter atas dugaan pelecehan seksual pada 2003 di Los Angeles.

Carter membantah melecehkan Schuman di apartemennya di Santa Monica, California. Penyanyi itu membantah semua tuduhan dan menggugat balik Schuman.

Carter baru-baru ini mengajukan pernyataan dari saksi-saksi yang mengaku tidak melihat apa pun pada malam kejadian. Schuman tetap pada ceritanya.

>>> Hasil FP2 Moto3 Jerman: Quiles Crash dan Tercepat, Veda Ega Ke-20

Kasus ini masih berlangsung.