Joe Rogan Kecam Trump soal Kampanye Militer di Iran
Podcaster Joe Rogan melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Donald Trump terkait kampanye militer di Iran.
Dalam siarannya pada 9 Juli 2026, Rogan memperingatkan bahwa operasi tersebut mengkhianati janji kampanye non-intervensi Trump.
>>> Taylor Swift dan Travis Kelce Berlibur Usai Pernikahan di New York
"Perang ini bukanlah sesuatu yang diinginkan oleh siapa pun yang konservatif," ujar Rogan.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar orang Amerika merasa ngeri dengan gagasan perang tersebut, karena Trump terpilih dengan salah satu pilar utama yaitu tidak menginginkan perang lagi.
Rogan menyebut bahwa dampak politik dari Operasi Epic Fury dapat mengganggu prospek elektoral jangka panjang pemerintahan Trump. "Kita mungkin telah mengacaukannya dengan pergi ke Iran," katanya.
Ia juga menyoroti bahwa hanya pendukung Israel yang tampaknya menganggap perang ini sebagai ide bagus. "Kebanyakan orang tidak menginginkannya – kecuali pendukung Israel.
Merekalah satu-satunya yang tampaknya berpikir itu ide bagus di negara ini," ujar Rogan.
Rogan mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap eskalasi strategis mendadak di Timur Tengah setelah gangguan di Selat Hormuz.
"Dia kampanye dengan 'tidak ada lagi perang,' akhiri perang bodoh yang tidak masuk akal ini, lalu kita punya perang yang bahkan tidak bisa kita definisikan dengan jelas mengapa kita melakukannya," katanya.
"Ini terlihat sangat gila berdasarkan apa yang dia kampanyekan. Inilah mengapa banyak orang merasa dikhianati," tambah Rogan.
>>> Piala Dunia FIFA 2026 Picu Perdebatan Sepak Bola di Amerika Serikat
Rogan juga mencatat bahwa tindakan sebelumnya seperti menghentikan USAID bisa dibalikkan oleh pemerintahan masa depan.
"Jika ada Demokrat yang terpilih pada 2028, kemungkinan akan memulai lagi hal itu, membuka perbatasan lagi. Bisnis seperti biasa," ujarnya.
Update Terbaru
Siapa Ayu Kusuma Ningrum? Dokter Estetika yang Diduga Melakukan Body Shaming Kepada Selebgram Amanda Zahra
Sabtu / 11-07-2026, 10:49 WIB
Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Menggapai Shalat Khusyuk dan Syarat Diterima di Sisi Allah SWT
Sabtu / 11-07-2026, 10:47 WIB
Dallas Wings Siap Hadapi Toronto Tempo Usai Raih Tiga Kemenangan Beruntun
Sabtu / 11-07-2026, 10:42 WIB
Survei Ungkap Layanan Streaming Gratis Teratas Pilihan Pemotong Kabel
Sabtu / 11-07-2026, 10:42 WIB
Los Angeles Sparks Hadapi Chicago Sky dalam Laga WNBA Tanpa Beberapa Bintang
Sabtu / 11-07-2026, 10:41 WIB
EA Sports Rilis College Football 27 di Tengah Protes Mikrotransaksi
Sabtu / 11-07-2026, 10:40 WIB
Anggota Jesse White Tumbling Team Tewas dalam Kecelakaan Motor di Mundelein
Sabtu / 11-07-2026, 10:40 WIB
Totalitas! Mahasiswa Purwokerto Sidang TA Pakai Kostum Black Metal
Sabtu / 11-07-2026, 10:35 WIB
Golkar Respons Pernyataan Prabowo soal 'Bangsa Kepiting', Sarmuji: Jangan Saling Menjatuhkan
Sabtu / 11-07-2026, 10:30 WIB
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus
Sabtu / 11-07-2026, 10:30 WIB
Jannik Sinner Kalahkan Novak Djokovic, Lolos ke Final Wimbledon
Sabtu / 11-07-2026, 10:28 WIB
Inggris Waspadai Norwegia Bersatu di Bawah Solbakken Jelang Perempat Final Piala Dunia
Sabtu / 11-07-2026, 10:27 WIB







