Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk kembali melanjutkan negosiasi.

"Kami mendesak semua pihak untuk memprioritaskan bahasa diplomasi dan dialog serta kembali ke meja perundingan," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir pada Jumat (10/7), seperti dikutip AFP.

>>> Lamine Yamal Sesumbar Prancis Ketakutan Jumpa Spanyol di Semifinal

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Qatar menekankan pentingnya komitmen semua pihak terhadap dialog dan diplomasi.

Hal ini dinilai penting untuk melaksanakan kesepakatan dalam nota kesepahaman (MoU) AS-Iran, termasuk menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz demi keamanan dan stabilitas regional.

Di saat yang sama, Presiden AS Donald Trump melalui platform Truth Social menyatakan bahwa gencatan senjata antara kedua negara telah berakhir.

>>> 5 Arti Gerakan Ekor Kucing yang Wajib Dipahami Pemilik

Trump mengungkapkan bahwa Iran telah meminta AS untuk melanjutkan pembicaraan. "Kami menyetujuinya, tetapi AS telah menyatakan pada mereka dengan tegas bahwa gencatan senjata telah berakhir," tulis Trump.

AS dan Iran kembali saling serang dalam sepekan terakhir. Iran menargetkan kapal-kapal komersial, sementara AS meluncurkan serangan balasan.

>>> Trump Ancam Hujani Iran dengan 1.000 Rudal jika Ada Upaya Pembunuhan

Iran juga menyerang aset-aset AS di kawasan Timur Tengah.