Petenis Swiss Stan Wawrinka akan tampil untuk terakhir kalinya di ATP Swiss Open Gstaad.

Ia akan berhadapan dengan wakil Portugal, Jaime Faria, pada babak 32 besar, Rabu 15 Juli 2026.

>>> Sandisk Umumkan Laporan Keuangan Kuartal Keempat di Tengah Lonjakan Saham

Pertandingan ini menandai awal dari akhir karier Wawrinka yang berusia 41 tahun. Ia akan pensiun pada akhir musim ini.

Menurut data dari Stats Insider, model analitik prediktif memberikan Faria peluang 63 persen untuk mengalahkan Wawrinka. Ini akan menjadi pertemuan pertama mereka.

Meskipun secara statistik Faria diunggulkan, analis menilai Wawrinka tetap berbahaya di lapangan tanah liat. Ia telah beristirahat selama dua pekan setelah kekalahan ketatnya dari Matteo Berrettini di Wimbledon.

Kebangkitan Jaime Faria

Faria, 22 tahun, menjalani musim terobosan. Ia kini menjadi petenis nomor dua Portugal.

Menurut Last Word on Sports, Faria telah melipatgandakan jumlah kemenangan turnamen level ATP tahun ini.

Puncaknya adalah mencapai babak ketiga Roland Garros dan babak kedua Wimbledon setelah lolos kualifikasi.

>>> Saham AS Anjlok Akibat Ketegangan Iran, Harga Minyak Melonjak

Turnamen Gstaad juga menyajikan pertandingan menarik lainnya.

Alexandre Muller, yang sedang dalam delapan kekalahan beruntun setelah kalah dari Tommy Paul di Wimbledon, akan berhadapan dengan Alexander Shevchenko.

Shevchenko unggul 2-0 dalam rekor head-to-head.

Mantan finalis Gstaad, Quentin Halys, akan bertemu dengan juara Challenger Tour yang sedang naik daun, Federico Cina.

Sementara itu, Stefanos Tsitsipas dari Yunani berusaha membalikkan tren buruknya dalam pertandingan ulang melawan Ignacio Buse.

>>> Saham Microsoft Anjlok 20% Meski Pendapatan AI Melonjak

Tsitsipas turun ke peringkat 85 dunia setelah menjalani musim yang sulit dengan rekor 17-15. Ia gagal meraih kemenangan beruntun sejak Miami Masters pada Maret.