50 Cent meminta pengadilan federal untuk menolak gugatan yang diajukan mantan karyawannya, Monique Mayers.

Dalam dokumen hukum terbaru, ia menyebut tuntutan itu sebagai "media stunt" yang penuh tuduhan tanpa bukti.

>>> Masalah Kesehatan Bill Cosby Halangi Proses Deposisi

Mayers menggugat 50 Cent pada April 2026, menuduhnya melakukan intimidasi dan pelanggaran privasi setelah dipecat pada 2019.

Ia mengklaim sang rapper menyebarkan nomor teleponnya, yang menyebabkan bertahun-tahun menerima panggilan dan pesan ancaman.

Namun, 50 Cent membantah tuduhan tersebut.

Ia mengatakan Mayers tidak pernah menyebutkan bahwa ia secara pribadi melakukan panggilan, mengirim teks, atau menyuruh orang lain untuk mengancamnya.

Menurut pengacara 50 Cent, tuduhan Mayers hanya didasarkan pada fakta bahwa orang asing menelepon dan mengirim pesan untuk mencari "Curtis", "50", atau "Fif".

>>> Geno Smith Bantah Tuduhan Penganiayaan, Klaim Perempuan Coba Curi Perhiasan Rp320 M

Ia berpendapat hal itu wajar karena Mayers adalah asistennya dari 2007 hingga 2019.

50 Cent juga menekankan bahwa Mayers bisa mengganti nomor teleponnya jika merasa terganggu, tetapi ia tidak melakukannya.

Selain itu, gugatan diajukan lebih dari tujuh tahun setelah pemecatan, melampaui batas waktu hukum.

Rapper itu juga menyebut tuduhan lain dalam gugatan, seperti kebangkrutannya di masa lalu dan permintaan membuat laporan polisi palsu, tidak relevan dan hanya untuk mencari perhatian publik.

>>> Penggugat Stefon Diggs Balas Cardi B yang Ragukan Tuduhannya

50 Cent meminta hakim untuk menolak seluruh gugatan dan membebankan biaya pengacara kepada Mayers.