Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Langkah ini menjadi strategi untuk menggenjot Luas Tambah Tanam (LTT) dan menjaga peningkatan produksi pangan nasional.

>>> Ternyata Kabel USB-C Tidak Semua Sama: Ini Bedanya

Program PM-AAS didukung oleh penguatan pompanisasi, penyediaan infrastruktur irigasi, dan modernisasi budidaya pertanian.

Dengan pendekatan ini, Kementan menargetkan lahan pertanian tetap produktif sepanjang tahun.

Hal ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan di Indonesia.

Implementasi PM-AAS di Sragen merupakan bagian dari upaya Kementan dalam mendorong pertanian modern di berbagai daerah.

>>> Menperin Agus Gumiwang Targetkan Indonesia Jadi Pusat Pengolahan Kakao Dunia

Pompanisasi menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama saat musim kemarau.

Infrastruktur irigasi yang memadai diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan frekuensi tanam petani.

Modernisasi budidaya juga diterapkan melalui penggunaan teknologi dan praktik pertanian yang lebih efisien.

Kementan optimistis bahwa kombinasi PM-AAS dan pompanisasi mampu mendongkrak LTT secara signifikan.

>>> Cara Mudah Dapat Saldo Dana Rp277.000 dari Aplikasi Undo Cinema 2026

Dengan demikian, target produksi pangan nasional dapat tercapai dan ketahanan pangan semakin kuat.