Sebuah terobosan teknologi pertanian hadir di Xinjiang, China.

Sebanyak 108 lengan robot berbasis kecerdasan buatan (AI) diklaim mampu memanen kapas 120 kali lebih cepat dibandingkan tenaga manusia.

>>> Skandal Korupsi Mengguncang NTB: KPK Sita Aset Fantastis Senilai Rp9,06 Miliar dari Bupati Lombok Barat

Inovasi ini dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2026. Para petani setempat menyambut positif kehadiran teknologi tersebut karena dapat meningkatkan efisiensi panen secara drastis.

Cara Kerja Robot AI Panen Kapas

Setiap lengan robot dilengkapi sensor dan kamera canggih. Sistem AI memungkinkan robot mendeteksi kapas yang siap panen dengan presisi tinggi.

>>> Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Robot bekerja secara simultan dan terkoordinasi. Dengan 108 lengan, proses panen dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat.

Teknologi ini tidak hanya mempercepat panen, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Hal ini penting mengingat luasnya lahan kapas di Xinjiang.

>>> KPK Periksa Saksi Terkait Pertemuan Bupati Kuansing dengan Menteri Kehutanan

Ke depannya, robot AI ini diharapkan dapat diadopsi di daerah pertanian lain. Inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana AI dapat merevolusi sektor agrikultur.