Kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah industri hiburan China.

Salah satu yang terdampak adalah aktor Xu Peng, yang kini harus kembali ke kampung halamannya dan berjualan sayur setelah kehilangan pekerjaan.

>>> 5 Rutinitas Pagi Efektif untuk Cegah Asam Urat Kumat

Xu Peng, aktor berusia 30 tahun lulusan Central Academy of Drama, sebelumnya dikenal lewat perannya sebagai karakter CEO dingin dalam drama pendek vertikal.

Ia sempat membintangi sejumlah serial televisi.

Saat tren drama mikro meledak pada 2025, Xu beralih ke produksi drama pendek atas saran penggemar.

Keputusan itu sempat membuahkan hasil, dan pada puncak kariernya ia menjalani syuting hingga 15-16 jam setiap hari.

Namun situasi berubah drastis ketika AI mulai mengambil alih proses produksi.

Pada kuartal I-2026, terdapat sekitar 128.000 drama pendek yang dirilis di China, dan 122.000 di antaranya diproduksi menggunakan AI atau lebih dari 95%.

Akibat perubahan tersebut, Xu kehilangan seluruh pekerjaannya sebagai aktor.

Setelah menyelesaikan proyek drama pendek terakhirnya awal tahun ini, ia meninggalkan Hengdian, Provinsi Zhejiang, dan kembali ke kampung halamannya di Provinsi Shandong.

Kini, Xu membantu kakeknya berjualan sayur di pasar tradisional.

Dari sebelumnya berdiri di depan kamera, ia kini mengendarai kendaraan listrik keluarga menuju pasar dan menjajakan hasil panen di bawah terik matahari.

>>> 6 Rekomendasi Semprotan Tabir Surya SPF 50 untuk Kulit Berminyak, Ringan dan Tak Lengket

Kepulangannya sempat mengejutkan kerabat. Bahkan sejumlah penggemar datang ke pasar hanya untuk berfoto dengannya.

Meski mengalami perubahan besar, Xu mengaku menerima kenyataan tersebut. "Menjadi aktor hanyalah sebuah profesi.

Jika tidak ada pekerjaan akting, saya akan mencari cara lain untuk mencari nafkah," ujarnya.