Sebuah penyelidikan online mendadak melanda industri hiburan Korea.

Para selebriti kini dipanggil untuk mempertanggungjawabkan dugaan hubungan dengan Ilbe, komunitas sayap kanan kontroversial yang namanya saja bisa menjadi beban reputasi.

>>> Christopher Nolan dan Matt Damon Akan Hadir di 'You Quiz on the Block'

Namun, pengawasan ini mulai terlihat seperti upaya sepihak untuk menyerang artis. Dialek daerah yang alami atau penggunaan satu kata pun kini dianggap sebagai bukti afiliasi ideologis.

Kontroversi Drama dan Webtoon

Yang terbaru adalah drama SBS "Agent Kim Reactivated." Webtoon sumbernya dituduh mengandung referensi ke Ilbe.

Kritikus mengklaim nama karakter dan tempat sengaja dipilih untuk mengejek kematian mantan Presiden Roh Moo-hyun. Kematiannya sering diejek di komunitas sayap kanan.

Kreator webtoon Park Tae-jun membantah keras tuduhan itu. Ia mengatakan tidak akan berani menyisipkan isyarat politik tersembunyi dalam karyanya.

Kontroversi tetap tidak mereda seiring popularitas adaptasi televisi yang meningkat.

Kritik Pedas dan Tuduhan Balik

Penyanyi Hareem juga menjadi sasaran setelah mengkritik karangan bunga duka di SMA Paichai. Tim bisbol sekolah itu terlibat kontroversi terkait Ilbe.

Beberapa pemain meneriakkan frasa seperti "Ayo ke Starbucks" dan "Hari Tank" saat pertandingan. Frasa itu digunakan untuk mengejek Pemberontakan Demokratik 18 Mei.

Hareem mengecam pengiriman karangan bunga duka, mengatakan bunga tidak boleh dijadikan senjata. Komentarnya justru membuatnya dituduh sebagai pengguna Ilbe.

"Beberapa orang menyebut saya pengguna Ilbe, padahal saya kehilangan paman dalam Pemberontakan 18 Mei," kata Hareem.

Anggota Rescene, Woni, juga terseret setelah mengatakan "museopno" dalam video YouTube. Ekspresi dialek Gyeongsang itu berarti "itu menakutkan."

Beberapa pengguna online berargumen pelafalannya bukan dialek asli, melainkan gaya bicara yang diasosiasikan dengan pengguna Ilbe.