Detroit Pistons mengalahkan Cleveland Cavaliers 103-94 dalam laga NBA Summer League di Thomas and Mack Center, Las Vegas, pada Minggu, 12 Juli 2026.

Kemenangan ini ditopang oleh performa gemilang guard tahun kedua, Chaz Lanier, yang mendominasi dari luar perimeter.

>>> Korsel Tambah Hukuman Eks Presiden Yoon 2 Tahun Bui Imbas Gratifikasi

Lanier, pilihan ke-37 NBA Draft 2025 dari Tennessee, meledak dengan 17 poin di kuarter pertama setelah memasukkan lima dari tujuh percobaan tripoin awalnya.

Pemain berusia 24 tahun itu menyelesaikan pertandingan dengan 25 poin, tertinggi di laga tersebut, lewat 9-for-16 tembakan dari lapangan.

Ia juga mencetak tripoin ketujuhnya dengan sisa 3:32 di kuarter keempat untuk meredam kebangkitan Cleveland.

"Saya hanya ingin tampil agresif dan melakukan apa yang diperlukan untuk tim," ujar Lanier, menambahkan bahwa ia berlatih tembakan itu setiap hari.

Pelatih Detroit untuk Summer League, Steve Scalzi, memuji respons agresif Lanier setelah performa buruk melawan Philadelphia 76ers tiga hari sebelumnya.

"Dia seperti microwave. Sungguh luar biasa.

Dia membawa kami di awal. Kami menyukainya saat dia agresif.

Kami menjalankan lebih banyak skema untuknya dan menantangnya untuk lebih agresif. Saya pikir dia juga membuat tembakan besar di kuarter keempat.

Dia benar-benar bisa mencetak angka beruntun," kata Scalzi.

>>> Ibu Santri Lombok Tengah: Anak Saya Dibakar di Ruang Kosong

Pelatih kepala Pistons, J. B.

Bickerstaff, sebelumnya menyatakan keyakinan jangka panjang terhadap perkembangan Lanier sebagai ancaman off-ball dan movement shooter yang cocok dengan playmaker inti seperti Cade Cunningham.

"Dia hanya terjebak dalam situasi jumlah pemain, tapi dia pemain NBA dan kami berharap dia menjadi bagian dari rencana jangka panjang kami.