Eiichiro Oda tidak pernah mengandalkan kematian karakter yang sering untuk meningkatkan ketegangan di One Piece.

Sebaliknya, sang kreator legendaris membuat setiap kehilangan besar terasa bermakna, memberikan dampak emosional yang bertahan lama pada cerita dan para penggemar.

>>> 18 Anime Paling Dinanti yang Tayang Agustus-Desember 2026

Dengan Final Saga yang terus berlanjut di manga dan anime yang menayangkan episode terbaru, tidak ada waktu yang lebih baik untuk melihat kembali momen-momen kehilangan yang tak terlupakan.

Berikut adalah 18 kematian tersedih di One Piece, diperingkat dari yang memilukan hingga yang benar-benar menghancurkan hati.

18. Mother Carmel

Mother Carmel memainkan peran penting dalam membentuk salah satu bajak laut paling ditakuti, meskipun niat aslinya jauh dari kata baik.

Dikenal publik sebagai 'Holy Mother', ia menjalankan panti asuhan Sheep's House dan tampak menyelamatkan anak-anak terlantar.

Di balik citra peduli itu, Carmel diam-diam menjual anak-anak berbakat ke Pemerintah Dunia, mengubah pekerjaan amalnya menjadi bisnis yang menguntungkan.

Charlotte Linlin muda, yang kelak menjadi Big Mom, adalah salah satu anak yang terjebak dalam skema ini.

Kebenaran tentang nasib Carmel tetap menjadi salah satu misteri tergelap yang ditulis Eiichiro Oda.

Saat perayaan ulang tahun Linlin yang keenam, ia mengalami salah satu episode Hunger Pangs yang tak terkendali.

Ketika ia sadar, Mother Carmel dan semua orang di panti asuhan telah lenyap tanpa jejak.

Meskipun Oda tidak pernah mengonfirmasi secara langsung, cerita tersebut sangat mengisyaratkan bahwa Linlin secara tidak sengaja memakan semua orang di sekitarnya.

Kepergian Carmel terus memengaruhi Big Mom puluhan tahun kemudian.

Linlin menyimpan foto Carmel dan benar-benar percaya wanita itu mencintainya, tidak pernah tahu bahwa ia telah dimanipulasi sejak kecil.