Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan tidak ada perpecahan antara Polri dan Kejaksaan.

Hal itu disampaikan usai pertemuan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin (13/7) sore.

>>> 18 Kematian Tersedih di One Piece yang Masih Membuat Fans Bersedih

"Tentunya kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara dua institusi ini," ujar Sigit kepada wartawan.

Ia memastikan silaturahmi antara Polri dan Kejaksaan akan terus berlanjut hingga tingkat provinsi dan kabupaten. Hal ini penting untuk mengawal program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Ini tentu harapan kita semua menjadi program yang bermanfaat untuk masyarakat, yang membuat Indonesia menjadi lebih baik. Dibutuhkan soliditas dan sinergitas yang lebih kuat.

Sekali lagi, tidak pernah ada masalah antara Kejaksaan dan Kepolisian," jelasnya.

Burhanuddin menyambut baik kedatangan jajaran Korps Bhayangkara. Ia menegaskan kunjungan seperti ini bukan program baru.

>>> 18 Anime Paling Dinanti yang Tayang Agustus-Desember 2026

Ia meminta publik tidak melihat dirinya dan Sigit sebagai rival yang saling bertarung. Burhanuddin mengaku mengenal baik Sigit jauh sebelum menjabat Kapolri.

"Alhamdulillah saya kedatangan sahabat-sahabat dari kepolisian. Sebenarnya ini bukan program baru, ini program lama," jelasnya.

"Temen-temen jangan berpikir kami ini rival, kami ini versus, tidak. Kami sejak dulu sudah mengenal secara pribadi beliau.

Saya jadi Jaksa Agung, beliau jadi Kapolri," imbuhnya.

Burhanuddin menegaskan pertemuan kedua instansi adalah hal wajar dalam rangka perbaikan sistem hukum di Indonesia.

>>> 18 Film Anime Rating R Terbaik yang Wajib Ditonton Penggemar Dewasa

"Kita ini satu kesatuan tujuannya memberi rasa aman dan adil di masyarakat. Kami mempunyai tujuan yang sama dan tidak bisa dipisah-pisahkan," ujarnya.