Ia juga menegaskan belum benar-benar meninggalkan dunia hiburan. "Meski profesi saya berubah, saya tetap orang yang sama," katanya.

Xu bukan satu-satunya aktor yang terdampak AI.

Media China melaporkan, ledakan produksi drama pendek berbasis AI telah memengaruhi hampir 2 juta lapangan pekerjaan di industri tersebut.

Sebelumnya, aktor papan atas drama pendek dapat memperoleh bayaran hingga 20.000 yuan atau sekitar Rp45,4 juta per hari.

Kini, banyak yang kesulitan mendapatkan pekerjaan meski hanya dibayar 1.200 yuan atau sekitar Rp2,72 juta per hari.

AI kini digunakan hampir di seluruh tahapan produksi, mulai dari penulisan naskah, pembuatan karakter digital, hingga penyuntingan.

Sebuah drama pendek dapat diselesaikan hanya dalam hitungan hari dengan biaya jauh lebih murah.

>>> OPPO K15 Resmi Meluncur dengan Layar 6,59 Inci 1,5K 120Hz, Baterai 8000mAh, dan IP69

Meski demikian, Xu belum menyerah mengejar mimpinya. Ia berencana membuka program pelatihan akting sekaligus tetap memproduksi drama pendek yang diperankan manusia.