Trump Hadiri Pemulangan Jenazah Empat Prajurit AS di Tengah Konflik Iran

Presiden Donald Trump menghadiri upacara pemulangan empat prajurit Amerika Serikat yang gugur dalam konflik dengan Iran di Pangkalan Udara Dover, Delaware, pada Rabu.
Keempat prajurit tersebut adalah Letnan Satu Tyler James Feehan, Sersan Staf Michael Emmanuel Swinton, Sersan Angel S. Rampersad, dan Prajurit Isabella Gonzales.
>>> Tantangan Hukum terhadap Penyelesaian Capital One Berpotensi Menunda Biaya Bunga
Mereka berusia 19 hingga 25 tahun dan tewas dalam operasi di Yordania dan Irak.
Upacara berlangsung di tengah evaluasi opsi eskalasi militer terhadap Iran oleh pemerintahan Trump.
Sebuah jajak pendapat Washington Post menunjukkan 68% warga Amerika menilai perang di Iran tidak sepadan, sementara 28% mendukungnya.
Sebelum upacara, Trump bertemu secara pribadi dengan keluarga para prajurit. Ia mengundang keluarga Feehan untuk bepergian bersamanya dengan Air Force One ke acara di Marietta, Georgia.
"Bagi saya, ini salah satu hal tersulit sebagai presiden, tapi harus dilakukan," kata Trump sebelum meninggalkan Washington.
Menanggapi persepsi publik tentang kampanye militer, Trump menyatakan opini publik tetap mendukung meskipun ada kekhawatiran ekonomi. "Orang Amerika tidak menentang perang.
>>> DPR AS Setujui RUU Pertahanan Rp 1,15 Triliun Terkait UU Pemilih
Mereka tidak ingin harga bensin tinggi, tapi mereka tidak menentang perang," ujarnya.
Dalam pidatonya di Georgia, Trump menggambarkan upacara pemulangan sebagai momen yang sangat berat. "Berdiri di sana menyaksikan pemandangan ini sangat sulit.
Saya pikir ini hal tersulit yang saya lakukan," katanya.
Trump secara khusus memberi penghormatan kepada Letnan Satu Tyler James Feehan. "Dia adalah putra yang sempurna, tampan, brilian, dan dihormati semua orang.
Dia akan menjadi jenderal," ucap Trump.
Beberapa jam sebelum upacara, Trump memperingatkan Iran akan pembalasan berat atas serangan terhadap posisi militer koalisi. "Mereka akan membayar mahal," katanya.
>>> Spanyol Juara Piala Dunia 2026, FIFA Umumkan Tim Terbaik Turnamen
Meskipun penasihat militer menyajikan rencana untuk meningkatkan serangan terhadap infrastruktur Iran, laporan menyebut Trump belum mengotorisasi langkah operasional paling agresif dan memilih serangan taktis malam hari.
Update Terbaru
Ruben Onsu Minta Bukti Teror Debt Collector, Bank Heran dengan Tudingan Sarwendah
Kamis / 23-07-2026, 07:41 WIB
Calon Suami Curiga Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sudah Direncanakan
Kamis / 23-07-2026, 07:41 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah Diminta Contoh Gading-Gisel soal Pengasuhan Anak
Kamis / 23-07-2026, 07:41 WIB
Bobby Nasution Tinggalkan Sidang DPRD Sumut Saat Pembahasan LPJ APBD
Kamis / 23-07-2026, 07:38 WIB
Lenovo Luncurkan Lecoo Pro 14 dengan Opsi Intel dan AMD, RAM 24GB, Dukung eGPU OCuLink
Kamis / 23-07-2026, 07:37 WIB
Viral: Alumni Ungkap Dugaan Pelecehan Dosen Setelah 10 Tahun
Kamis / 23-07-2026, 07:37 WIB
Manga Kai-hen Wizards Karya Yellow Tanabe Kembali pada 29 Juli
Kamis / 23-07-2026, 07:22 WIB
Keluarga Chadwick Boseman Minta Pengadilan Copot Janda sebagai Administrator Warisan
Kamis / 23-07-2026, 07:22 WIB
Juri Vonis Mantan Presiden Senat Montana Jason Ellsworth Bersalah
Kamis / 23-07-2026, 07:22 WIB
Max Fried Kembali dari Cedera, Yankees Hadapi Pirates
Kamis / 23-07-2026, 07:21 WIB
Model Scout Terkait Kasus Epstein Ditemukan Tewas di Paris
Kamis / 23-07-2026, 07:21 WIB
Flamengo Hadapi Chapecoense di Serie A, 22 Juli 2026
Kamis / 23-07-2026, 07:16 WIB
Jadwal 7 Wakil Indonesia di 16 Besar China Open 2026: Jonatan Main
Kamis / 23-07-2026, 07:16 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Kamis / 23-07-2026, 07:16 WIB







