Secret Service: Ancaman terhadap Pejabat AS Capai Rekor Tertinggi

Secret Service Amerika Serikat melaporkan bahwa tingkat ancaman terhadap pejabat federal, termasuk Presiden Donald Trump, telah mencapai puncak yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Laporan itu disampaikan pada Rabu, 22 Juli 2026, menyusul lonjakan dramatis kasus keamanan di seluruh negeri.
>>> Wabah Sickness Bug Landa Skuad West Ham Sebelum Laga Uji Coba
Dalam sebuah pengarahan tertutup, pejabat Secret Service mengungkapkan bahwa penyidik telah mencatat sekitar 10.000 kasus ancaman terhadap pemimpin pemerintah, termasuk hakim Mahkamah Agung, sepanjang tahun 2026.
Angka ini melonjak 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain itu, penegak hukum mencatat peningkatan sepuluh kali lipat dalam komitmen kesehatan mental yang melibatkan individu yang diduga mengancam orang yang dilindungi.
Seorang pejabat senior menyoroti sifat luar biasa dari lanskap risiko saat ini selama pengarahan kepada wartawan.
"Apa yang kami lihat sekarang adalah sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya," kata pejabat tersebut.
Pejabat itu menjelaskan peningkatan skala insiden ini, yang terjadi saat lembaga menyesuaikan protokol keamanan menjelang acara politik tingkat tinggi di Washington.
"Mereka meningkat dalam volume dan kompleksitas," ujarnya.
Pengumuman ini mendahului makan malam tahunan Asosiasi Koresponden Gedung Putih yang dijadwalkan ulang di Waldorf Astoria Washington, di mana Trump dijadwalkan hadir.
Acara April lalu di Washington Hilton dihentikan secara mendadak ketika seorang tersangka bersenjata, Cole Tomas Allen dari California, mencoba menerobos pos pemeriksaan keamanan.
Allen ditangani oleh petugas dan kemudian didakwa dengan percobaan pembunuhan terhadap Trump.
Dalam sesi publik pengarahan, Wakil Direktur Secret Service Matthew Quinn membahas tantangan teknologi baru, khususnya terkait kendaraan udara nirawak.
Update Terbaru
Matt Damon Belajar Jadi Pemimpin Film dari Robin Williams dan Tom Hanks
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Activision Akui Matchmaking Call of Duty Dulu Lebih Baik, Perbarui Black Ops 7 dengan Sistem Klasik
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Jadwal Pembayaran SSI Agustus 2026 Dimajukan, Cek Tanggalnya
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Mohamed El-Erian Puji Program Rekening Investasi Anak Trump
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Chick-fil-A Peringatkan Pelanggan Setelah Serangan Siber Bocorkan Data
Kamis / 23-07-2026, 04:14 WIB
Tomb Raider King Animated Series Umumkan Pengisi Suara Inggris, Tayang 22 Juli
Kamis / 23-07-2026, 04:11 WIB
Ted Lasso Season 4 Akan Fokus pada Tim Sepak Bola Wanita
Kamis / 23-07-2026, 04:11 WIB
Salvador Perez Samai Rekor Home Run Royals, Kalahkan Giants
Kamis / 23-07-2026, 04:11 WIB
Bikin Farm Otomatis di Minecraft? Ini Triknya Biar Gak Repot Lagi!
Kamis / 23-07-2026, 04:07 WIB
Perubahan eFootball dari Masa ke Masa: Dari PES ke Free-to-Play
Kamis / 23-07-2026, 04:07 WIB
Ilhan Omar Dukung Penangkapan Netanyahu Saat Kunjungan ke AS
Kamis / 23-07-2026, 04:07 WIB
Anggota DPR AS Sebut Wali Kota New York 'Teroris Muslim', Debat Memanas
Kamis / 23-07-2026, 04:07 WIB
BMW Batal Ikut Paris Motor Show 2026, Pilih Pameran Selektif
Kamis / 23-07-2026, 04:07 WIB
Yaman Berupaya Pulihkan Ekspor Minyak di Tengah Blokade Houthi
Kamis / 23-07-2026, 04:07 WIB







