LSF Beber Update Rencana Sensor Konten di OTT
Lembaga Sensor Film (LSF) mengungkapkan masih membahas pengaturan sensor konten di platform over-the-top (OTT) atau layanan video streaming dalam revisi Undang-Undang Perfilman.
Anggota LSF Gustav Aulia mengatakan pembahasan tersebut masih berlangsung di tingkat legislatif sehingga belum ada keputusan final terkait mekanisme pengawasan konten OTT.
>>> Kylian Mbappe Jadi Bintang Sampul EA Sports FC 27 Ultimate Edition
"Ini tentu masih dibahas dalam rancangan undang-undang revisi Undang-Undang perfilman," kata Gustav dalam sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (GNBSM) di Depok, Jawa Barat, Selasa (21/7).
"Kita lihat ke depannya tentu saja masih panjang diskusi dan juga pembahasan di tingkat legislatif, juga masih kita tunggu lagi seperti apa," lanjutnya.
Namun, Gustav mengatakan sejumlah platform OTT di Indonesia telah mengikuti mekanisme sensor yang dilakukan LSF.
"Beberapa OTT yang memang ada di Indonesia seperti Vidio, MaxStream, mereka patuh sebetulnya menyensorkan," kata Gustav.
Gustav mengatakan proses tersebut membuat platform mengetahui klasifikasi usia yang sesuai sebelum konten ditayangkan kepada publik. Ia berharap platform OTT lainnya juga menerapkan mekanisme serupa.
"Jadi sebagian dari karya produksi yang nasional, itu mereka menyensorkan. Misalnya di episode-episode yang awal untuk menentukan klasifikasi usianya," kata Gustav.
"Jadi mereka juga memiliki Surat Tanda Lulus Sensor, sekaligus mereka juga ingin tahu apakah yang sudah mereka buat filmnya tersebut cocok untuk usia berapa," lanjutnya.
"Kemudian penerapan berikutnya tentu saja kami berharap agar OTT yang lain juga mengikuti."
Usulan Co-Regulasi dari BPI
Sementara itu, Badan Perfilman Indonesia (BPI) mendorong agar pengawasan konten di platform OTT tidak sepenuhnya dilakukan pemerintah melalui LSF.
>>> Mediasi Hak Asuh Anak Ruben vs Sarwendah Berlanjut 6 Agustus
Update Terbaru
Lee Jun Young Resmi Jalani Wajib Militer, Tinggalkan Pesan Haru untuk Penggemar
Rabu / 22-07-2026, 16:50 WIB
IU Tunda Tur dan Album Baru karena Kondisi Kesehatan Memburuk
Rabu / 22-07-2026, 16:49 WIB
Nissan Leaf Nismo 2027: Tampil Agresif, Tenaga Tetap Standar
Rabu / 22-07-2026, 16:49 WIB
Iran Peringatkan AS Usai Trump Ancam Serang Gunung Nuklir Pickaxe
Rabu / 22-07-2026, 16:49 WIB
Walhi Jatim: Kebakaran TPA Benowo Bukan Insiden Biasa
Rabu / 22-07-2026, 16:49 WIB
IHSG Ditutup Melemah ke 6.334, 340 Saham Terkoreksi
Rabu / 22-07-2026, 16:49 WIB
Geotab Luncurkan GO Focus Plus, Proaktif Cegah Kecelakaan Armada
Rabu / 22-07-2026, 16:49 WIB
Penjualan Honda di China Anjlok 60% dalam Lima Tahun, tetapi Perpanjang Kemitraan 10 Tahun
Rabu / 22-07-2026, 16:45 WIB
Sudaryono Janji Zero Tolerance untuk Korupsi dan 'Hanky Panky' di BGN
Rabu / 22-07-2026, 16:45 WIB
Lantik 1.177 Perwira Remaja, Prabowo Singgung Peran Vital TNI-Polri
Rabu / 22-07-2026, 16:45 WIB
Viral, Cristiano Ronaldo Disindir dalam Perayaan Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 16:44 WIB
AnimEigo Rilis Episode 18 The Anime Business Bersama Pendiri Crunchyroll Kun Gao
Rabu / 22-07-2026, 16:44 WIB
Wapres Gibran Dorong MBG Fokus di Daerah 3T Usai Pelantikan Kepala BGN Baru
Rabu / 22-07-2026, 16:44 WIB
Sarwendah Bantah Klaim Ruben Onsu Utang Rp11 Miliar untuk Renovasi Rumah
Rabu / 22-07-2026, 16:43 WIB







