Geotab Luncurkan GO Focus Plus, Proaktif Cegah Kecelakaan Armada
Geotab, perusahaan global solusi transportasi terhubung, resmi meluncurkan GO Focus Plus di Indonesia pada Kamis (7/5).
Produk ini merupakan kamera dasbor berbasis AI yang dilengkapi platform video intelijen.
>>> Sudaryono Janji Zero Tolerance untuk Korupsi dan 'Hanky Panky' di BGN
GO Focus Plus dirancang untuk membantu perusahaan armada mengurangi risiko kecelakaan secara proaktif.
Teknologi kamera dual-facing dengan coaching suara real-time memungkinkan pengemudi mengoreksi perilaku berisiko seperti penggunaan ponsel atau kelelahan.
Geotab mengklaim teknologi ini mampu mengurangi perilaku tailgating hingga 90 persen dan penggunaan ponsel saat berkendara hingga 95 persen.
Setiap peringatan diharapkan memicu perubahan kebiasaan berkendara yang lebih aman.
Tantangan Keselamatan di Indonesia
Associate Vice President Southeast Asia Geotab, Ezanne Soh, menyebut keselamatan berkendara di Indonesia dipengaruhi perilaku manusia dan lalu lintas yang dinamis.
Tekanan dari regulator, pelanggan, dan asuransi mendorong operator armada meningkatkan akuntabilitas.
Setiap tahun, lebih dari 155.000 kecelakaan lalu lintas terjadi di Indonesia, dengan hampir 90 persen disebabkan faktor manusia.
Operator armada juga menghadapi kompleksitas operasional seperti kemacetan perkotaan dan rute logistik jarak jauh.
GO Focus Plus menjawab tantangan tersebut dengan menggabungkan video intelijen AI dan data telematika real-time.
>>> Lantik 1.177 Perwira Remaja, Prabowo Singgung Peran Vital TNI-Polri
Edge AI pada perangkat memungkinkan deteksi risiko bahkan tanpa koneksi jaringan aktif, cocok untuk rute seperti Trans-Jawa dan Trans-Sumatra.
Fitur Utama dan Manfaat
Fitur coaching pengemudi proaktif memberikan peringatan suara in-cab saat terdeteksi perilaku berisiko. Manajemen armada lebih terarah dengan video intelijen yang mengidentifikasi risiko tanpa perlu meninjau rekaman manual.
GO Focus Plus terintegrasi dalam platform MyGeotab untuk penugasan, pemantauan, dan pengakuan kinerja pengemudi. Hal ini membantu membangun budaya keselamatan yang lebih kuat di perusahaan.
Update Terbaru
Lim Kim Comeback dengan Album 'Exit to Nowhere' Setelah 13 Tahun
Rabu / 22-07-2026, 17:45 WIB
Menteri PU: 6.300 Pegawai Terindikasi Judi Online, Mayoritas Eselon IV
Rabu / 22-07-2026, 17:45 WIB
Rubio: Iran Tak Serius Negosiasi dan Bahayakan Selat Hormuz
Rabu / 22-07-2026, 17:45 WIB
Ibu Korban KM Nurul Salsa Lapor Polisi, Minta Kelalaian Diusut
Rabu / 22-07-2026, 17:43 WIB
Pikiran Fresh Kunci Fajar/Fikri Lolos 16 Besar China Open 2026
Rabu / 22-07-2026, 17:43 WIB
Film Anime To You in the Beyond Rilis Trailer Utama, Visual, dan Tambahan Pemeran
Rabu / 22-07-2026, 17:43 WIB
Manga Mavericks Books Umumkan Tujuh Rilisan Manga Musim Panas Q3, Termpat Empat Seri Baru
Rabu / 22-07-2026, 17:43 WIB
Amanda Manopo Serahkan Dokumen ke Polisi Terkait Dugaan Penggelapan
Rabu / 22-07-2026, 17:42 WIB
5 Cushion Murah untuk Kulit Kuning Langsat, Harga di Bawah Rp100 Ribu
Rabu / 22-07-2026, 17:42 WIB
5 Merek Parfum Lokal Paling Laris di Shopee Sepanjang 2026
Rabu / 22-07-2026, 17:42 WIB
5 Lip Cream Warna Coklat Oranye untuk Kulit Sawo Matang, Harga Rp20 Ribuan
Rabu / 22-07-2026, 17:42 WIB
Panduan Lengkap Sulingjar 2026: Link Login, Cara Mendapatkan Token, dan Cara Mengisi
Rabu / 22-07-2026, 17:42 WIB
Syarat Promo PLN Juli 2026 untuk Tambah Daya Beserta Cara Mendapatkannya
Rabu / 22-07-2026, 17:42 WIB
KAI Logistik Angkut 8,7 Juta Ton Barang di Semester I 2026, Batu Bara Masih Andalan
Rabu / 22-07-2026, 17:28 WIB







