Mahasiswa Bangladesh Ubah Baterai Laptop Bekas Jadi Mesin Tenaga Surya Pemurni Air
Seorang mahasiswa di Bangladesh berhasil mengubah baterai laptop bekas dan komponen TV tabung menjadi mesin pemurni air bertenaga surya.
Alat ini dirancang untuk membersihkan air yang terkontaminasi setelah banjir.
>>> Komisi I DPR: Pelibatan TNI Jangan Menakutkan Wajib Pajak
Zabeer Zarif Akhter, sang penemu, masih berusia 17 tahun ketika proyeknya mulai mendapat perhatian pada 2024.
Sistem yang ia buat menggunakan komponen dari laptop lama, televisi CRT, sirkuit motor roda tiga, dan baterai ponsel.
Proyek bernama "High Voltage Plasma Water Purifier from E-Waste" ini memenangkan Bangladesh Stockholm Junior Water Prize 2024. Ajang tersebut diikuti 168 peserta dengan 46 proyek.
Pemurni Air dari Barang Bekas
Ide dasarnya sederhana: menggunakan komponen elektronik bekas untuk mengubah daya baterai tegangan rendah menjadi arus tegangan tinggi yang diperlukan untuk menghasilkan plasma.
Biaya pembuatan prototipe hanya sekitar $5.
Alat ini dapat diisi daya melalui panel surya, sehingga berguna di daerah yang listriknya terputus akibat banjir.
Tujuannya adalah menyediakan alat yang murah, portabel, dan siap pakai saat sistem normal tidak berfungsi.
Cara Kerja Plasma
Plasma adalah keadaan materi keempat, namun tidak perlu gelar fisika untuk memahami cara kerjanya.
Prototipe ini mengubah air terkontaminasi menjadi aliran plasma dan menggabungkan radiasi ultraviolet dengan sterilisasi plasma.
Prosesnya menggunakan plasma nontermal, artinya tidak perlu memanaskan air secara signifikan.
Ini penting dalam situasi darurat, di mana merebus air membutuhkan bahan bakar, waktu, dan tempat berteduh yang mungkin tidak tersedia setelah banjir.
>>> Kortas Polri Bantah Kriminalisasi dalam Kasus Eks Wakapolri Oegroseno
Sistem ini menargetkan mikroorganisme seperti E. coli, total coliform, dan fecal coliform.
Update Terbaru
Video Baru Mungkin Jadi Rekam Terakhir Nolan Wells Sebelum Hilang
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
Andritany Ardhiyasa Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
YouTuber Tyler Rasch Tutup Kanal Setelah 810.000 Subscriber
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
Profil Andy Burnham, 'Raja Utara' yang Jadi PM Inggris Baru
Selasa / 21-07-2026, 16:19 WIB
BGN Bakal Evaluasi Insentif MBG Rp6 Juta, Cari Skema Lebih Adil
Selasa / 21-07-2026, 16:18 WIB
DPR Setujui 9 Anggota KPI Pusat Periode 2026-2029
Selasa / 21-07-2026, 16:18 WIB
ASEAN Mulai 'Megap-megap' Dampak Penutupan Selat Hormuz Akibat Perang AS-Iran
Selasa / 21-07-2026, 16:18 WIB
The East Palace Langsung Puncaki Peringkat Netflix Korea
Selasa / 21-07-2026, 15:57 WIB
Fiat Terancam Hengkang dari Australia Usai Jual Hanya 13 Mobil, Kalah dari Ferrari
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB
Prabowo: Jaminan Kesehatan Nasional Jangkau Nyaris 100 Juta Warga
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB
14 Daerah di Jatim Tetapkan Status Darurat Kekeringan
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB
Momen Yamal Satu-satunya Pemain Spanyol yang Dipeluk Raja Felipe VI
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB
DPR Sahkan RUU Satu Data Indonesia sebagai Usul Inisiatif
Selasa / 21-07-2026, 15:56 WIB







