Namun, masih berupa prototipe sehingga pengujian independen dan uji keamanan diperlukan untuk menentukan efektivitasnya.

UNICEF Bangladesh melaporkan pada 2025 bahwa akses air minum aman turun menjadi 39,3 persen, dengan lebih dari 106 juta orang kekurangan air minum layak.

Lebih dari 80 persen sampel rumah tangga terkontaminasi E. coli.

Setelah banjir, air yang tampak bersih pun bisa mengandung limbah atau mikroba berbahaya.

Alat pemurni darurat seperti ini bisa sangat berarti bagi keluarga yang menunggu bantuan di lingkungan terendam.

Dunia menghasilkan sekitar 68,3 juta ton sampah elektronik pada 2022, dan diperkirakan mencapai 90,4 juta ton pada 2030.

Hanya 22,3 persen yang didaur ulang secara formal pada 2022.

Desain Akhter tidak menyelesaikan krisis e-waste global, tetapi sebagai bukti konsep, ia menunjukkan pendekatan sirkular di mana barang bekas menjadi alat darurat.

Proyek ini kini dalam pengawasan laboratorium BUET untuk meningkatkan fungsionalitasnya.

Akhter juga mengembangkan alat uji kualitas air bertenaga AI menggunakan komponen murah dari ponsel dan kamera bekas.

>>> Tiba di Buenos Aires, Timnas Argentina Pulang Tanpa Messi

Ia mengatakan, "Temukan sesuatu yang Anda kuasai dan gunakan untuk memecahkan masalah."