Studio ZA/UM, pengembang gim Disco Elysium, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hingga 32 karyawan hanya dua bulan setelah merilis Zero Parades: For Dead Spies.

Keputusan ini diambil karena penjualan gim tersebut tidak mencapai target komersial yang diharapkan, meskipun mendapat sambutan positif dari kritikus.

>>> Bethesda Konfirmasi Skyrim Terjual 65 Juta Kopi, Samai The Witcher 3

Penjualan Zero Parades Tak Sesuai Harapan

Dalam pernyataan resmi di media sosial, ZA/UM menjelaskan bahwa meskipun Zero Parades: For Dead Spies dirilis dengan pujian kritis, kinerja komersialnya tidak cukup untuk mempertahankan ukuran studio saat ini.

Perusahaan mengonfirmasi bahwa hingga 32 karyawan telah menerima pemberitahuan PHK atau risiko PHK di semua departemen.

ZA/UM juga berterima kasih kepada staf yang terdampak, menyatakan bahwa pekerjaan mereka memberikan perbedaan yang langgeng bagi Zero Parades dan studio secara keseluruhan.

PHK Picu Diskusi soal Masa Depan Studio

PHK ini kembali memicu perdebatan tentang kepemimpinan ZA/UM dan tantangan yang dihadapi sejak perilisan Disco Elysium.

Beberapa tahun terakhir, sejumlah kreator utama di balik gim tersebut meninggalkan perusahaan setelah perselisihan yang dipublikasikan secara luas, menuai kritik dari sebagian penggemar.

>>> Balita 4 Tahun di Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Menteri PPPA Angkat Bicara

Sebelum Zero Parades dirilis, banyak pengamat industri mempertanyakan apakah proyek baru itu bisa mengatasi kontroversi tersebut.

Meskipun gim ini mendapat pujian untuk penulisan, arahan seni, dan atmosfer, ulasannya lebih terbagi dibandingkan Disco Elysium, dengan beberapa kritikus menilai narasi fokus spionasenya gagal menyamai dampak pendahulunya.

Reaksi media sosial terhadap PHK mencerminkan kekhawatiran yang sudah berlangsung lama.

Banyak penggemar menyatakan simpati kepada karyawan yang kehilangan pekerjaan, sementara yang lain menyarankan bahwa kepemimpinan studio dan konflik internal sebelumnya berkontribusi pada kinerja komersial gim yang lebih lemah.

>>> VinFast Mulai Rakit Motor Listrik di Subang pada 2027

Belum jelas apakah ZA/UM berencana melakukan restrukturisasi lebih lanjut, namun perusahaan belum mengumumkan perubahan apa pun pada peta jalan pengembangan di masa depan.