Pimpinan DPR AS memutuskan untuk menunda pemungutan suara atas paket tunjangan veteran yang kontroversial setelah debat sengit di lantai pada Kamis, 16 Juli 2026.

Ketua DPR Mike Johnson mengumumkan bahwa tindakan lebih lanjut terhadap Take Care of America's Veterans Act atau H.R.

>>> Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia: Low Tuck Kwong Geser Robert Budi Hartono

9237 akan ditunda. Johnson memperkirakan undang-undang tersebut kemungkinan tidak akan muncul kembali "dalam beberapa minggu."

Johnson menjelaskan bahwa misinformasi yang meluas seputar RUU tersebut menjadi alasan penundaan. "Komite Urusan Veteran kami telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam berinteraksi dengan para veteran...

Namun, masih banyak misinformasi di luar sana," ujarnya.

Isi RUU dan Kontroversi Pendanaan

Paket legislatif besar ini berisi lebih dari 60 RUU, termasuk Major Richard Star Act dan Love Lives On Act yang didukung luas.

Namun, proposal tersebut mengimbangi biaya sebesar $57 miliar dengan menghilangkan peringkat disabilitas mandiri 10% untuk tinnitus dan memperketat kriteria kompensasi sleep apnea.

Ketua Komite Urusan Veteran DPR, Mike Bost, membela RUU tersebut. Ia menjelaskan bahwa ia mendukung trade-off yang sulit karena pada akhirnya membantu "jumlah veteran terbesar."

Bost menekankan bahwa offset diperlukan untuk mendapatkan persetujuan bipartisan dan melewati hambatan legislatif di kedua kamar.

Bost menantang para penentang untuk mempertimbangkan kelayakan pengesahan paket tunjangan tanpa pendanaan.

>>> Sekilas Menggemaskan tapi Ternyata Ini 3 Tanda Kucing Kamu Stres

"Pada titik tertentu, kita harus memutuskan apakah kita akan terus membicarakan janji-janji ini atau benar-benar memindahkan paket yang bisa menjadi undang-undang," katanya.

Penentangan dan Dukungan dari Organisasi Veteran