Lebih dari 100 Anggota DPR AS Dukung Pemotongan Bantuan Militer ke Israel
Lebih dari 100 anggota DPR dari Partai Demokrat memberikan suara pada Rabu (19/3) untuk memotong bantuan militer senilai $3,3 miliar yang direncanakan untuk Israel.
Langkah ini menjadi teguran besar terhadap sekutu lama AS di tengah meningkatnya ketegangan internal partai terkait perang Gaza menjelang pemilu paruh waktu.
>>> Argentina Balas Dendam, Singkirkan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Amandemen yang diajukan oleh anggota DPR dari Partai Republik, Thomas Massie, akhirnya dikalahkan dengan suara 104-314.
Namun, 103 anggota DPR dari Partai Demokrat yang mendukung langkah tersebut merupakan hampir setengah dari 212 anggota kaukus DPR dari partai tersebut.
Pimpinan Partai Demokrat Berbeda Sikap
Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries menentang amandemen tersebut tetapi menolak melobi anggota Demokrat lainnya untuk mengikuti jejaknya.
Dalam surat kepada anggota parlemen, Jeffries menyebut amandemen Partai Republik itu "terlalu luas" dan mengatakan akan mengizinkan anggota untuk memilih sesuai hati nurani karena perbedaan pendapat yang mendalam.
Sebaliknya, Ketua Whip DPR Katherine Clark, pejabat tertinggi kedua Partai Demokrat di DPR, memilih mendukung amandemen tersebut sambil menyatakan kekhawatiran atas pelaksanaannya yang terlalu luas.
Clark menegaskan bahwa status quo tidak dapat dipertahankan dan AS tidak boleh memberikan cek kosong untuk bantuan militer ke negara mana pun yang tidak mematuhi hukum, kepentingan, dan nilai-nilai AS.
Clark juga mengkritik taktik legislatif dari pihak oposisi, dengan mengatakan bahwa proposal tersebut dirancang untuk menghindari perdebatan kebijakan yang serius.
Ia menyebutnya sebagai "aksi panggung" dari anggota DPR Partai Republik yang lebih suka mencari poin politik murahan daripada memimpin.
Anggota DPR Robert Garcia, pimpinan Demokrat di komite pengawas, juga mendukung langkah tersebut dan mengkritik keras kepemimpinan Israel.
Update Terbaru
Film 'Hope' Raup 330 Ribu Penonton di Hari Pertama di Korea
Kamis / 16-07-2026, 08:01 WIB
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Kamboja di SEA V Cup 2026
Kamis / 16-07-2026, 08:01 WIB
Ongkos Jaga Rupiah: Benarkah Bunga Tinggi Mulai Cekik Industri dan UMKM?
Kamis / 16-07-2026, 08:01 WIB
Honda Super-ONE Debut di GIIAS 2026, Mobil Listrik Pertama di Indonesia
Kamis / 16-07-2026, 08:00 WIB
SMPN 13 Parepare Hanya Terima 7 Siswa Baru, Minim Lulusan SD Jadi Penyebab
Kamis / 16-07-2026, 08:00 WIB
Messi: Gila Bisa Main di Dua Final Piala Dunia Beruntun
Kamis / 16-07-2026, 08:00 WIB
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
Kamis / 16-07-2026, 08:00 WIB
Demi Jadi Hafiz Quran, Pemain Maroko Mau Pensiun usai Piala Dunia
Kamis / 16-07-2026, 08:00 WIB
Tiket Avengers: Doomsday Dijual Lebih Awal Mulai Minggu Depan
Kamis / 16-07-2026, 08:00 WIB
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan
Kamis / 16-07-2026, 08:00 WIB
Apple TV Rilis Serial Lucky, Adaptasi Novel Laris dengan Alur Berbeda
Kamis / 16-07-2026, 07:56 WIB
Paramount Jadwalkan Rilis Terbatas Film Avatar Aang di Bioskop
Kamis / 16-07-2026, 07:56 WIB
Polisi Kerahkan Pasukan Besar ke Restoran Cadillac Ranch Usai Laporan Penembakan
Kamis / 16-07-2026, 07:51 WIB
Partai Republik Kaitkan RUU Pemungutan Suara dengan Paket Belanja Departemen Luar Negeri
Kamis / 16-07-2026, 07:51 WIB







