Ongkos Jaga Rupiah: Benarkah Bunga Tinggi Mulai Cekik Industri dan UMKM?
Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi 5,75 persen per 18 Juni lalu memicu kekhawatiran di sektor riil.
Industri manufaktur dan UMKM disebut tertekan akibat lonjakan biaya pinjaman yang semakin mahal.
>>> Honda Super-ONE Debut di GIIAS 2026, Mobil Listrik Pertama di Indonesia
BI menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sebagai langkah preemptive menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian geopolitik.
Langkah ini juga bertujuan mengendalikan inflasi 2026-2027 di kisaran 2,5 plus minus 1 persen.
Pertanyaan yang muncul, apakah stabilitas rupiah harus dibayar mahal dengan mengorbankan ekspansi dunia usaha? Para analis memberikan pandangan beragam.
Dilema Kebijakan Moneter
Analis Senior ISEAI Ronny P Sasmita menilai kebijakan suku bunga tinggi adalah dilema klasik. Stabilitas rupiah penting, tetapi jangan sampai mengorbankan sektor riil secara berlebihan.
Menurut Ronny, suku bunga terlalu tinggi dalam waktu lama dapat memperlambat ekspansi usaha, menekan investasi baru, dan mengganggu penciptaan lapangan kerja.
Ia mengingatkan risiko ekonomi 'stabil tapi stagnan'.
Ronny menyarankan kombinasi kebijakan yang lebih cerdas, tidak hanya bertumpu pada suku bunga.
BI dapat mengoptimalkan intervensi valas, operasi moneter, dan kebijakan makroprudensial yang lebih longgar untuk sektor produktif.
Pemerintah juga perlu berperan melalui stimulus fiskal terarah, insentif pajak untuk industri padat karya, dan dukungan pembiayaan UMKM.
>>> SMPN 13 Parepare Hanya Terima 7 Siswa Baru, Minim Lulusan SD Jadi Penyebab
Reformasi struktural seperti efisiensi logistik dan kemudahan berusaha harus dipercepat.
Akar Masalah Bukan Bunga
Pengamat CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan langkah BI menahan suku bunga tinggi adalah untuk menjaga kredibilitas kebijakan.
Stabilitas nilai tukar menjadi prasyarat bagi dunia usaha, terutama karena ketergantungan impor bahan baku.
Update Terbaru
Bocoran Spek Lengkap Samsung Galaxy Z Fold8 dan Z Fold8 Ultra
Kamis / 16-07-2026, 09:41 WIB
Sulit Nonton The Odyssey Sesuai Keinginan Nolan, Ini Penjelasan CEO IMAX
Kamis / 16-07-2026, 09:16 WIB
The Odyssey Berpotensi Kalahkan Pembukaan Box Office The Dark Knight
Kamis / 16-07-2026, 09:15 WIB
Lenny Kravitz Ungkap Rahasia Tetap Bugar di Usia 62 Tahun
Kamis / 16-07-2026, 09:15 WIB
Stefon Diggs Balas Gugatan Teman yang Tuduh Dirinya Fitnah soal Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
BPOM Siap Jadi Simpul Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
Argentina Terancam Sanksi FIFA Usai Pamer Poster 'Las Malvinas'
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
Kisah Yamal Dimandikan Messi Kembali Viral Jelang Final Spanyol vs Argentina
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
Menko Yusril: Pemerintah Tunggu DPR soal RUU Perampasan Aset
Kamis / 16-07-2026, 09:14 WIB
Satu Orang Tewas Usai Lompat dari Balai Kota Los Angeles
Kamis / 16-07-2026, 09:11 WIB
Spesifikasi Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia
Kamis / 16-07-2026, 09:11 WIB
Menyoal Mitos di Bulan Safar, Benarkah Membawa Petaka?
Kamis / 16-07-2026, 09:11 WIB
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Usai Kekalahan dari Argentina
Kamis / 16-07-2026, 09:08 WIB
Final Piala Dunia 2026: Argentina vs Spanyol, Catat Tanggal dan Jam Tayang
Kamis / 16-07-2026, 09:07 WIB







