Timnas Argentina berpotensi menghadapi sanksi FIFA setelah para pemainnya membentangkan spanduk bertuliskan klaim atas Kepulauan Falkland saat merayakan kemenangan atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7) waktu AS.

Juara bertahan dunia itu menang dramatis 2-1 atas Inggris di Atlanta, memastikan tiket ke final melawan Spanyol pada Minggu.

>>> Kisah Yamal Dimandikan Messi Kembali Viral Jelang Final Spanyol vs Argentina

Usai pertandingan, pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan 'Las Malvinas son Argentinas' yang berarti 'Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina'.

Kepulauan Falkland, yang disebut Malvinas oleh Argentina, merupakan wilayah seberang laut Inggris yang masih disengketakan kedua negara.

Inggris dan Argentina pernah berperang memperebutkan kepulauan itu pada April-Juni 1982, menewaskan 655 personel Argentina dan 255 personel Inggris, serta tiga warga sipil.

Pada 2014, FIFA mendenda AFA sebesar 20.000 pound sterling karena aksi serupa sebelum laga persahabatan melawan Slovenia.

FIFA menyatakan aksi tersebut melanggar aturan mengenai aktivitas politik dan tindakan tidak pantas oleh tim.

>>> Menko Yusril: Pemerintah Tunggu DPR soal RUU Perampasan Aset

Wakil Presiden Argentina Victoria Villarruel mengunggah video di X yang menampilkan tentara Argentina, menyebut laga itu 'bukan sekadar pertandingan biasa'.

'Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina,' tulis Villarruel dikutip BBC.

'Mereka melarang kami membawa pesan itu ke stadion, tetapi mereka lupa bahwa kami membawanya di dalam darah dan hati kami.'

Sebelum semifinal, pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan tidak ingin mencampurkan sepak bola dengan politik.

>>> Satu Orang Tewas Usai Lompat dari Balai Kota Los Angeles

'Pada kenyataannya ini adalah pertandingan sepak bola. Saya tidak bisa mencampuradukkan keduanya, terutama sebagai bentuk penghormatan terhadap apa yang terjadi bertahun-tahun lalu,' kata Scaloni.