Seekor spesies monyet baru telah ditemukan di hutan hujan Kongo.

Tim peneliti internasional mengonfirmasi penemuan Colobus congoensis di Taman Nasional Lomami, Republik Demokratik Kongo, pada Rabu, 15 Juli 2026.

>>> Sam Neill Meninggal karena Pneumonia, Keluarga Konfirmasi

Spesies ini merupakan monyet Afrika kelima yang berhasil diidentifikasi oleh ilmuwan dalam 75 tahun terakhir. Scientific American menyebut penemuan ini "luar biasa".

Colobus congoensis berkerabat dekat dengan monyet colobus hitam. Para peneliti menyebutnya sebagai spesies "saudara".

Monyet ini memiliki ukuran kecil, dengan berat sekitar 15 pon.

Ciri khasnya adalah bercak oranye krem yang mencolok di sekitar mulutnya, seperti tercantum dalam studi yang diterbitkan di PLOS One.

Penduduk setempat sudah lama mengetahui keberadaan hewan ini, meskipun belum tercatat secara ilmiah. Nama umum yang digunakan masyarakat lokal adalah "Likweli", menurut Washington Post.

Pencarian monyet ini dimulai pada 2008 ketika peneliti menangkap gambar samar di kanopi hutan.

Junior Amboko, rekan penulis studi dan mahasiswa PhD di Florida Atlantic University, mengatakan wajah monyet dalam foto awal itu "aneh".

Para peneliti kemudian menyadari bahwa hewan tersebut tidak memiliki ibu jari, ciri kunci dalam klasifikasi genusnya. "Tapi kami tidak tahu apakah itu spesies atau subspesies baru," kata Amboko.

Tim melakukan kerja lapangan ekstensif yang akhirnya mengarah pada konfirmasi genetik spesies baru. Menemukan hewan pemalu di hutan lebat membutuhkan upaya besar dan wawancara dengan penduduk desa.

Dari 52 desa yang disurvei di dekat habitatnya, hanya penduduk delapan desa yang pernah melihat monyet tersebut.

>>> Militer AS Lumpuhkan Kapal Tanker di Selat Hormuz

Monyet-monyet ini sulit ditemukan karena menghabiskan waktu tinggi di pepohonan dan bersifat pemalu.