Militer AS Lumpuhkan Kapal Tanker di Selat Hormuz
Militer Amerika Serikat melumpuhkan sebuah kapal tanker kosong yang mencoba mencapai Pulau Kharg Iran di Selat Hormuz pada Kamis pagi.
Kapal tersebut ditembaki rudal Hellfire yang mengenai cerobong asapnya pada hari kelima serangan, seperti dilaporkan The Guardian.
>>> Wamentan: Pelaku Usaha yang Rugikan Peternak Ayam dan Telur Siap Disanksi Pidana
Kapal itu mengabaikan beberapa peringatan sebelum menjadi sasaran pasukan AS.
Eskalasi ini terjadi saat AS memberlakukan kembali blokade angkatan laut terhadap Iran.
Serangan menargetkan beberapa pertahanan pesisir, situs rudal, dan kemampuan militer sebagai respons atas ancaman Teheran untuk menutup jalur pelayaran vital tersebut.
Presiden AS Donald Trump berkomentar tentang meningkatnya ketegangan dalam pidato di Pennsylvania pada Rabu.
Trump mengatakan Iran akan "dikalahkan segera" dan menyatakan optimisme tentang kesediaan Iran untuk bernegosiasi di tengah kampanye militer yang meluas.
Ia juga mencatat bahwa negosiator AS telah menyampaikan peringatan langsung kepada mitra Iran mereka pada Selasa, dengan mengatakan "sebaiknya Anda membuat kesepakatan".
Trump memperingatkan bahwa AS dapat menyerang fasilitas nuklir bawah tanah yang dibentengi seperti "Pickaxe Mountain" jika jalur pelayaran tetap diblokir.
>>> Chakra Jawara Raih Gold Award di IMSA 2025
Meskipun ada permusuhan, Trump mengumumkan di Truth Social bahwa Iran telah membebaskan seorang warga negara AS yang ditahan sejak akhir 2024 sebagai tanda itikad baik.
Pembebasan itu dikonfirmasi oleh pengacara hak asasi manusia Jared Genser, yang mengidentifikasi warga tersebut sebagai Dena Karari.
Genser mengatakan Dena kini aman dan dalam perjalanan kembali ke Amerika Serikat.
Sementara itu, para pemimpin Iran menunjukkan sikap menantang.
Kepala negosiator Teheran memperingatkan bahwa nota kesepahaman (MOU) sebelumnya antara kedua negara gagal karena serangan yang terus berlanjut.
Mohammad Bagher Ghalibaf, Kepala Negosiator Iran, mengatakan klausul-klausul tersebut valid dan sedang dilaksanakan, namun Iran tidak akan mempertahankan perjanjian dalam kondisi saat ini.
>>> 10 Cara Download Video TikTok Teman Tercepat dan Mudah Kualitas HD 2026
Ia menekankan bahwa situasi geopolitik regional tetap sangat kritis dan mendefinisikan konflik sebagai "perang esensial dan eksistensial dengan Amerika".
Update Terbaru
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 - 19 Juli 2026
Kamis / 16-07-2026, 12:32 WIB
Momen Langka Trump Puji dan Ucap Terima Kasih ke Iran Meski Lagi Perang
Kamis / 16-07-2026, 12:28 WIB
Karina aespa Ceritakan Diet Ekstrem Turun 4 Kg Sehari, Ini Kata Dokter
Kamis / 16-07-2026, 12:28 WIB
Parkir Bus Kepagian, Blunder Fatal Tuchel di Inggris vs Argentina
Kamis / 16-07-2026, 12:26 WIB
Komdigi: 6,8 Juta Nomor HP Registrasi Biometrik Rekam Wajah
Kamis / 16-07-2026, 12:26 WIB
Diduga Ulah Mafia Tanah, Lahan Mbah Lanjar Beralih Nama Sejak 2010
Kamis / 16-07-2026, 12:26 WIB
Apa Itu Blok Masela yang Groundbreaking Hari Ini Usai 28 Tahun Mandek?
Kamis / 16-07-2026, 12:21 WIB
Cara Daftar Magang Kemnaker Batch I 2026, Syarat, dan Jadwal Lengkap
Kamis / 16-07-2026, 12:21 WIB
Pemenang Logo HUT ke-81 RI: Talenta Daerah Mampu Bersaing di Proyek Nasional
Kamis / 16-07-2026, 12:21 WIB
Messi Bidik Rekor Gila Legenda Brasil di Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 12:21 WIB
Argentina Terancam Sanksi FIFA Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanduk Malvinas Jadi Sorotan
Kamis / 16-07-2026, 12:16 WIB
Mengintip Suasana Interior Suzuki XL7 Terbaru, Ini yang Berbeda
Kamis / 16-07-2026, 12:16 WIB







