Napi di Washington Tipu Keluarga Veteran Lewat Panggilan dari Penjara
Seorang narapidana di Washington menggunakan telepon penjara untuk menghubungi pusat medis VA dan meyakinkan staf untuk memberikan informasi pribadi para veteran yang sakit parah.
Dengan panggilan kedua, narapidana itu kemudian mencoba menipu kerabat dekat para veteran tersebut untuk mendapatkan uang.
>>> Alasan Vietnam Pangkas Bebas Visa bagi WNI Jadi 14 Hari dari 30 Hari
Darryl Lamont Young, 41 tahun, mengulangi skema yang sama lebih dari 60 kali dan berhasil menguras uang keluarga para veteran yang sakit sebesar $8.900 antara akhir 2021 dan awal 2023.
Seorang juri federal di Seattle pada Senin memvonis Young bersalah atas 14 tuduhan pencurian identitas dan penipuan kawat setelah persidangan selama empat hari.
Seorang kaki tangan dalam skema tersebut, Aqeelah Ngiesha Williams, 29 tahun, juga dinyatakan bersalah atas 12 tuduhan.
"Meskipun mereka tidak mendapatkan uang dalam jumlah besar dengan skema ini, kerugian yang mereka timbulkan pada mereka yang sudah menderita krisis kesehatan, layak untuk dituntut secara federal," kata Jaksa AS Gorman dalam siaran pers Departemen Kehakiman tentang vonis tersebut.
Menurut Departemen Kehakiman, Young memulai penipuan dengan menggunakan telepon di King County Jail untuk menelepon pusat medis VA guna mencari identitas pasien yang sakit parah.
"Panggilan ini gratis dan pusat medis VA setempat tidak menerima pemberitahuan penjara bahwa panggilan itu berasal dari narapidana," kata siaran pers DOJ.
>>> GIGABYTE GAMING A16, Laptop Gaming Buatan India Pertama dengan AMD Ryzen
"Dengan menyamar sebagai pegawai VA, Young kemudian meminta untuk dialihkan ke fasilitas medis di luar negara bagian.
Karena VA setempat mengalihkan panggilan, pusat medis di luar negara bagian tidak tahu bahwa panggilan itu berasal dari narapidana."
Update Terbaru
Polisi New York Samar Jadi Pekerja Konstruksi, Tilang 50 Pengemudi
Kamis / 16-07-2026, 19:37 WIB
Aplikasi Gopay Kini Bisa Transfer ke Bank Luar Negeri, Begini Caranya
Kamis / 16-07-2026, 19:37 WIB
TNI Bentuk Tim Investigasi Ledakan Gudang Munisi di Madiun
Kamis / 16-07-2026, 19:36 WIB
Aktivis Ikut Mogok Makan Bersama Pemuda dalam Protes Skandal Ujian India
Kamis / 16-07-2026, 19:36 WIB
Julia Garner dan Mark Foster Dikabarkan Berpisah Setelah 6 Tahun Menikah
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Video Penampilan Hwasa 'Good Goodbye' di Summer Swag 2026 Tembus 340 Ribu Views
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Persib dan Bek Timnas Irak Frans Putros Resmi Berpisah
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid Diklaim Tembus 1.000 Km dengan Sekali Isi Bensin
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Bos Agrinas Akui Salah Hitung Gaji Pengelola Kopdes Merah Putih
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Gagal ke Final, Posisi Tuchel Masih Aman di Timnas Inggris
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Lee Sung Min Turun 10 Kg Demi Peran, Bukan karena Sakit
Kamis / 16-07-2026, 19:32 WIB
Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun, Serap 1,4 Juta Pekerja
Kamis / 16-07-2026, 19:32 WIB
Israel Akui Hamas Masih Kuat di Gaza, Miliki Skuad Elite Nukhba
Kamis / 16-07-2026, 19:31 WIB
Scaloni: Argentina Tunjukkan Performa Terbaik Saat di Bawah Tekanan
Kamis / 16-07-2026, 19:28 WIB







