Viral Dosen UPI Diduga Tipu Wanita Rp100 Juta, Pihak Kampus Buka Suara
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) angkat bicara terkait viralnya dugaan penipuan yang melibatkan salah satu dosen bergelar doktor berinisial DS.
Kasus ini mencuat setelah akun Instagram @kabarmahasiswa.
>>> AS Gempur Kota Selatan Iran, Ledakan di Hormozgan dan Sirik
id mengunggah narasi bahwa dosen tersebut diduga menipu seorang wanita dengan meminjam uang ratusan juta rupiah berkedok riset.
"Diduga dosen UPI Bandung ngaku sudah cerai dan deketin cewek.
Lalu ia pinjam 100 juta-an ke si cewek dengan alasan untuk riset, tapi hingga kini belum lunas dan sulit ditagih," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi tersebut dan meneruskannya kepada pimpinan universitas.
"UPI menyampaikan klarifikasi kepada publik terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan yang melibatkan salah seorang dosen di lingkungan UPI," kata Vidi dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7).
>>> Nasib Apes Mbappe Berlanjut: Gagal Cetak Gol di Semifinal Piala Dunia
Vidi menegaskan bahwa kampus akan memproses kasus ini dengan hati-hati dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ia juga mengimbau publik untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Dalam prosesnya, UPI berkomitmen menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keadilan, sekaligus menghormati hak seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara," ungkapnya.
Lebih lanjut, Vidi memastikan bahwa pihak kampus akan menginformasikan hasil pemeriksaan secara resmi jika prosesnya telah selesai.
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait dugaan penipuan tersebut.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menyebut pihaknya akan memastikan hal ini terlebih dahulu.
>>> Alexis Mac Allister: Argentina Tenang Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
"Saya cek dulu ya. Tapi, seingat saya belum ada laporan terkait hal tersebut," kata Anton saat dikonfirmasi terpisah.
Update Terbaru
BNI Perkuat Tata Kelola Penyaluran KUR dengan Prinsip Kehati-hatian
Rabu / 15-07-2026, 12:40 WIB
OJK Targetkan POJK Demutualisasi BEI Rampung September 2026
Rabu / 15-07-2026, 12:39 WIB
Kebakaran Hutan Melanda Inggris, Kepala Pemadam Kebakaran Peringatkan Tekanan Ekstrem
Rabu / 15-07-2026, 12:35 WIB
Polisi Gagalkan Penyelundupan 12 Motor Curian dari Jakarta ke Sumatra
Rabu / 15-07-2026, 12:35 WIB
Pemkab Kudus Sidak Pajak Kendaraan ASN, 32 Objek Nunggak
Rabu / 15-07-2026, 12:34 WIB
Hilton Pecat Karyawan yang Hina Pemain WNBA dengan Ujaran Rasis
Rabu / 15-07-2026, 12:30 WIB
Trump Janji Tarik 2.000 Pasukan AS dari Irak Akhir September
Rabu / 15-07-2026, 12:30 WIB
Hakim Danish Tak Peduli Provokasi Fans Veda Ega di Moto3
Rabu / 15-07-2026, 12:29 WIB
Cara Cairkan Saldo Dana Rp50 Ribu Lewat Game Penghasil Uang 2026
Rabu / 15-07-2026, 12:29 WIB
7 Game Terpercaya untuk Hasilkan Saldo DANA Cepat di 2026
Rabu / 15-07-2026, 12:28 WIB
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp133 Juta per Lembar
Rabu / 15-07-2026, 12:28 WIB
50 Ribu Pekerja Volkswagen Terancam PHK di Tengah Tekanan Bisnis
Rabu / 15-07-2026, 12:28 WIB
Polisi Tangkap Satu Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan di Cikarang
Rabu / 15-07-2026, 12:28 WIB
Mbappe Usai Prancis Dihajar Spanyol: Kami Hadapi dengan Kepala Tegak
Rabu / 15-07-2026, 12:28 WIB







