AS Gempur Kota Selatan Iran, Ledakan di Hormozgan dan Sirik
Amerika Serikat kembali menggempur Iran pada Selasa (14/7), menyebabkan ledakan di kota Hormozgan dan Sirik, Iran selatan.
Media semi-pemerintah Iran melaporkan proyektil menghantam lokasi di dekat Kota Hajiabad, Hormozgan.
>>> Nasib Apes Mbappe Berlanjut: Gagal Cetak Gol di Semifinal Piala Dunia
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan serangan AS menghantam pos pasukan penjaga perbatasan di Hormozgan.
"Serangan itu menewaskan tiga anggota keluarga Javad Hasanzadeh, penjaga hutan yang pekerja keras," kata Baghaei, dikutip Al Jazeera.
Ia menyebut operasi tersebut sebagai "kejahatan perang baru" dari pemerintahan Donald Trump.
"Daftar kejahatan Amerika terhadap rakyat Iran semakin panjang setiap harinya," ujar Baghaei.
Sementara itu, Pasukan Komando Pusat AS (CENTCOM) mengaku meluncurkan serangan tambahan ke Iran.
"Untuk terus melemahkan kemampuan Iran yang digunakan untuk menyerang kapal komersial di Selat Hormuz," demikian pernyataan CENTCOM.
>>> Alexis Mac Allister: Argentina Tenang Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Militer AS menuduh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menyerang tujuh kapal komersial selama pekan lalu.
Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, mengatakan serangan itu menyebabkan hampir selusin anggota kru sipil tewas, hilang, atau terluka.
Ia juga mengatakan Iran meluncurkan puluhan rudal dan drone ke arah negara-negara Teluk.
Serangan ini terjadi meskipun sebelumnya ada gencatan senjata dan nota kesepahaman (MoU) antara AS dan Iran.
MoU tersebut berisi penghentian pertempuran dari semua front, tidak memulai serangan, menghargai kedaulatan, dan tidak campur tangan internal.
>>> Intip Koleksi Tas Erling Haaland, Ada yang Harga Setara Rumah Jakarta
Namun, AS tercatat beberapa kali melanggar MoU, termasuk menargetkan infrastruktur sipil yang merupakan kejahatan perang.
Update Terbaru
Apple TV+ Rilis Serial Thriller Lucky yang Dibintangi Anya Taylor-Joy
Rabu / 15-07-2026, 10:25 WIB
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.048 pada Perdagangan Rabu
Rabu / 15-07-2026, 10:25 WIB
5 HP Rp1 Jutaan Tahun 2026 yang Masih Bisa Pakai WhatsApp
Rabu / 15-07-2026, 10:24 WIB
Spanyol Tumbangkan Prancis 2-0, La Furia Roja Melaju ke Final dengan Penuh Gaya
Rabu / 15-07-2026, 10:22 WIB
Mel B Kenang Momen Beri Sandwich untuk Pangeran Muda dan Gaun Terbuka saat Terima MBE
Rabu / 15-07-2026, 10:22 WIB
Apple TV Tayangkan Finale Maximum Pleasure Guaranteed, Nasib Season 2 Masih Misteri
Rabu / 15-07-2026, 10:21 WIB
Anne Hathaway Umumkan Kehamilan Ketiga di Acara Larut Malam
Rabu / 15-07-2026, 10:21 WIB
Tiga Pelaku Gang Rape Anak di Labuan Bajo Ditangkap Resmob Komodo
Rabu / 15-07-2026, 10:21 WIB
Prancis Tersingkir, Cherki Akui Les Bleus Tampil Tidak Sesuai Harapan
Rabu / 15-07-2026, 10:21 WIB
Rupiah Bangkit ke Rp18.070 per Dolar AS Pagi Ini
Rabu / 15-07-2026, 10:21 WIB
Trump Ancam Serang Fasilitas Nuklir Iran, Teheran Aktifkan Rudal Pertahanan
Rabu / 15-07-2026, 10:21 WIB
Cara Cepat Terima Bansos Tahap 3 2026 di 23 Wilayah Prioritas Kemensos
Rabu / 15-07-2026, 10:20 WIB
Viral Motor Penggerak BYD Copot di China, Perusahaan Buka Suara
Rabu / 15-07-2026, 10:20 WIB
Piala Dunia Dongkrak Popularitas Cape Verde, Minat Wisata Melonjak
Rabu / 15-07-2026, 10:19 WIB







