Serangan udara militer Amerika Serikat menghantam wilayah Iran bagian selatan pada Selasa pagi. Insiden tersebut menewaskan tiga orang yang merupakan anggota keluarga seorang penjaga hutan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengonfirmasi bahwa ledakan menghancurkan pos perlindungan lingkungan di Desa Seyyed Jowzar, Kabupaten Hajjiabad, Provinsi Hormozgan.

>>> Cerita Sekolah Negeri Minim Siswa di Awal Tahun Ajaran, 1-5 Murid Baru

Dua anak laki-laki dan seorang menantu perempuan dari petugas penjaga hutan tewas seketika akibat ledakan. Petugas penjaga hutan yang berada di lokasi selamat tanpa luka.

Pemerintah Iran mengutuk keras operasi militer yang dinilai menyasar warga sipil tidak bersalah. Baghaei menyatakan, "Daftar kejahatan Amerika terhadap warga Iran tumbuh lebih panjang setiap hari."

>>> Update Ranking FIFA: Spanyol Gusur Prancis dari Puncak

Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan akan membawa kasus ini ke ranah internasional. "Setiap kejahatan baru semakin memperkuat tekad warga Iran untuk mengejar keadilan," tambah Baghaei.

Hingga saat ini, pihak CNN belum bisa memverifikasi klaim Iran. Jurnalis internasional telah menghubungi Komando Pusat AS untuk meminta keterangan resmi.

>>> Trump Batal Terapkan Biaya 20 Persen di Selat Hormuz, Ganti dengan Kerja Sama Investasi

Wilayah Iran selatan, khususnya Provinsi Hormozgan, merupakan daerah strategis yang berbatasan dengan Teluk Oman. Kawasan ini kerap menjadi titik panas ketegangan militer antara Iran dan armada asing.